Equityworld Futures-Harga Emas rebound terhadap akhir perdagangan Selasa dinihari awal pekan terlemah sejak November sesudah data keharusan AS lemah guna hri Jumat mengurangi spekulasi semenjak peningkatan suku bonus waktu pendek, kembali sesudah costumer Tiongkok sedang sesudah darmawisata Golden Week.

Harga emas spot naik 0,2 % bagi $ 1,259.15 per ons, sementara harga emas berjangka AS terhadap pengiriman Desember ditutup lebih tinggi 0,7 % terhadap $ 1,260.40 per ons.

Emas turun 4,5 % minggu dulu, menyentuh tingkatan terendah empat bln $ 1,241.20 per onspada hri Jumat, sesudah istirahat asal dukungan di $ 1.300 memunculkan gelombang penjualan teknis.

Sejak itu bugar sebab pedagang menimbang perspektivisme peningkatan suku balasan AS akhir th ini sesudah data payrolls untuk hri Jumat datang lebih lemah bersumber yg diperkirakan, memperkuat ekspektasi bahwa peningkatan cuma dapat dilakukan dengan cara bertahap.

Manajer hedge fund pula keuangan memotong posisi net long mereka di permufakatan emas COMEX ke posisi terendah empat bln kepada pekan ke 4 Oktober, lantaran harga anjlok, data pemerintah AS menunjukkan.

Namun, emas paling besar di dunia yg didukung bursa ETF, kepemilikan yg tercatat di New York, SPDR Gold Shares, mengadukan peningkatan paling besar tunggal hri pada kepemilikan sejak alamat Juli, Jumat, berasal 11,3 ton.

Keuntungan dekat emas terhenti bagi hri Senin oleh persepsi bahwa calon Presiden awal Partai Demokrat Hillary Clinton sudah berjaya atas calon Partai Republik Donald Trump pada debat presiden AS ke-2 semalam. kegemilangan Trump di lihat yang merupakan menguntungkan buat emas, kata analis, sebab bakal menaikkan ketidakpastian.

Di antara logam terhormat yang lain, perak naik 1,2 % kepada $ 17,72. Ini membukukan penurunan mingguan paling besar dekat lebih bersumber tiga thn minggu dulu, turun 8,5 persen.

Platinum naik 0,5 prosen lebih tinggi bagi $ 971, sesudah menyentuh $ 946,40 per ons bagi hri Jumat, terendah sejak 7 April.

Palladium melumatkan kejatuhan lima sesi pada awal mulanya, kembali mogok 1 % lebih tinggi buat $ 671,60.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas berpotensi lemah bersama terjadinya penguatan dolar AS tambah positifnya bursa Wall Street. Harga emas diperkirakan bergerak dekat kisaran Support $ 1,257-$ 1,255, meskipun bila harga naik dapat bergerak pada kisaran Resistance $ 1,261-$ 1,263.