Equityworld Futures-Bursa Saham AS ditutup melemah tajam Selasa, tertekan anjloknya harga minyak mentah, sementara investor mencermati buat jumpa Federal Reserve pekan depan.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup lebih dari 250 poin sesudah turun nyaris 300 poin, bersama Goldman Sachs berkontribusi paling agung dalam kerugian.

Indeks S dan P 500 turun kurang lebih 1,5 prosen, dgn bidang energi jatuh lebih kurang 2,9 %, memimpin seluruhnya bidang yg lebih rendah.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate berjangka turun 3 prosen utk menetap di $ 44,90 per barel sesudah Tubuh Energi Internasional mengemukakan re-balancing di pasar minyak dapat memakan diwaktu lebih lama dari yg diinginkan.

Bidang customer discretionary, keuangan & kesehatan serta jadi negatif dengan cara tahunan.

Indeks Nasdaq turun 1,1 prosen, biarpun berlangsung keuntungan yg kuat di Apple.

Para petinggi Fed kini dalam periode kalem sesudah anggota komite kebijakan bank sentral menciptakan komentar dovish kebijakan moneter AS kepada Senin.

Lael Brainard, satu orang gubernur Fed, mengemukakan bakal bijaksana buat mempertahankan suku bunga rendah meski kemajuan ekonomi yg berkesinambungan. Dennis Lockhart, Presiden Fed Atlanta, mengemukakan dalam suatu pidato terpisah bahwa “diskusi serius” terhadap tingkat menaikkan dibenarkan terhadap jumpa akan datang bank sentral.

Investor erat mencermati tiap-tiap sektor dari data ekonomi & lewat tiap-tiap pidato yg diungkapkan oleh petinggi Fed, cobalah buat menemukan tips berkaitan apa ketentuan bank sentral kepada kebijakan moneter kemudian.

The Fed dijadwalkan berjumpa Selasa depan sampai Rabu. Ekspektasi pasar utk kenaikan suku bunga Fed minggu depan ialah 15 prosen kepada Selasa, menurut sarana FedWatch CME Kelompok.

Treasury AS tergelincir, dgn dua th yield dekat 0,79 % & 10-tahun yield seputar 1,71 %. Investor mencerna 30-tahun obligasi lelang yg menonton lemahnya permintaan, bersama penawar serentak membeli jumlah paling sedikit sejak 2009. Obligasi 30 thn dipasarkan diikuti tiga thn & penjualan obligasi 10-tahun itu menyaksikan permintaan bersemangat terhadap hri Senin.

Dollar AS menguat kepada sekeranjang mata duit, bersama euro dekat $ 1,1213 & yen seputar 102,7. Yen memperpanjang kerugian sesudah Nikkei melaporkan Bank of Japan dapat menuntut ilmu lebih dalam tarif negatif.

Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 258,32 poin, atau 1,41 %, jadi ditutup terhadap 18,066.75, bersama penurunan teratas saham Chevron & cuma saham Apple yg naik paling atas.

Indeks S dan P 500 melemah 32,02 poin, atau 1,48 prosen, jadi berhenti kepada 2,127.02, dgn bidang energi memimpin seluruhnya bagian yg lebih rendah.

Indeks Nasdaq turun 56,63 poin, atau 1,09 prosen jadi 5,155.25.

Tengah Malam kelak dapat dirilis data persediaan minyak mentah mingguan oleh EIA yg diindikasikan meningkat. Seandainya terealisir dapat menekan harga minyak mentah.

Analyst equity Research Center memperkirakan bursa Wall Street bakal bergerak lemah bila harga minyak mentah terealisir menurun.