Pada penutupan perdagangan Rabu (04/05), indeks Hang Seng di Bursa Hongkong ditutup turun –151,11 poin, atau -0,73 persen, ke 20525.83. Pelemahan indeks Hang Seng terpicu pelemahan bursa global dan harga minyak mentah. Hasil ini merupakan penutupan terendah dalam tiga minggu. Pada penutupan perdagangan Rabu (04/05), indeks Hang Seng di Bursa Hongkong ditutup turun –151,11 poin, atau -0,73 persen, ke 20525.83. Pelemahan indeks Hang Seng terpicu pelemahan bursa global dan harga minyak mentah. Hasil ini merupakan penutupan terendah dalam tiga minggu.

Bursa Saham AS ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan hari Selasa setelah yen menguat terhadap dolar AS dan kekhawatiran pertumbuhan global baru dari data manufaktur Tiongkok yang lebih lemah dari perkiraan. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 0,78 persen, ke 17,750.91, dengan penurunan tertinggi saham United Technologies. Indeks S & P 500 ditutup turun 0,87 persen, pada 2,063.37, dengan sektor energi memimpin semua 10 sektor yang lebih rendah. Indeks Nasdaq ditutup turun 1,13 persen, ke 4,763.22.

Bursa Saham Eropa semalam juga ditutup lebih dari 1,5 persen lebih rendah, dengan STOXX Europe 600 Banks Indeks turun hampir 3,7 persen.

Sementara Bursa Asia juga bergerak negatif sepanjang hari ini dan ditutup di zona merah. Semua indeks utama kawasan Asia berada di zona merah. Sedangkan bursa Jepang libur hari ini memperingati Greenery Day.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka AS berada pada perdagangan datar di $ 43,60 per barel, setelah menetap turun 2,5 persen semalam, sementara harga minyak mentah berjangka Brent diperdagangkan 0,22 persen lebih rendah pada $ 44,87, setelah jatuh 1,9 persen semalam.

Pada perdagangan pagi ini saham-saham yang turun tertinggi adalah saham CNOOC Ltd turun -3,29%, saham China Mengniu Dairy Co Ltd turun -3,00%, saham Kunlun Energy Co Ltd turun -2,84%, saham HSBC Holdings PLC turun -2,62%, saham China Petroleum & Chemical Corp turun -2,60%.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng turun -136 poin atau -0,66% pada  20,408.00, turun dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 20,544.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Hang Seng selanjutnya berpotensi melemah terbatas dengan kekuatiran pelemahan bursa global dan pelemahan harga minyak. Indeks Hang Seng diperkirakan akan bergerak di kisaran Support 19.824-19.331 dan kisaran Resistance 20.810-21.302.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang