Bursa Asia sedikit berfluktuasi seiring menguatnya nilai tukar yen menekan bursa Jepang, mengimbangi sentimen stimulus ekonomi China dan rebound harga minyak. Indeks MSCI Asia Pacific terkoreksi 0,1% ke level 119,08 pada perdagangan Selasa pagi. “Sentimen pasar mengarah kepada pemulihan ekonomi China, tetapi sedikit berita buruk tetap dapat mempengaruhi indeks,” ujar Toshihiko Matsuno, Chief Strategist SMBC Friend Securities Co, seperti dikutip Bloomberg.

Bursa Jepang Topix turun 0,6%, yen melanjutkan penguatan di hari kedua dengan diperdagangkan pada level 112,45 per dolar AS. Indeks Australia S&P/ASX 200 naik 0,55, indeks Selandia Baru S&P/NZX 50 menguat 0,3%, dan Korea Selatan tutup karena libur. People’s Bank of China pada Senin mengatakan akan memangkas patokan jumlah dana cadangan yang haru dimiliki perbankan nasional.