Bursa Asia masih melanjutkan reli transaksi perdagangan kemarin pada hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, indeks MSCI Asia Pacific melaju 1% mendekati posisi penutupan tertinggi sejak 6 Januari lalu. Sementara itu, indeks Topix Jepang melaju 1,3%, dipimpin oleh lompatan saham-saham perbankan dan pertambangan. Bursa Jepang terus melaju seiring pelemahan yen. Sedangkan indeks Kospi Korea Selatan naik 0,2%, indeks S&P/ASX 200 naik 0,9%, dan indeks S&P/NZX 50 naik 0,6%.

Sejumlah sentimen mempengaruhi pergerakan bursa Asia. Salah satunya adalah harga minyak dunia yang masih bertahan di atas level $ 34 per barel akibat turunnya tingkat produksi minyak Amerika. Selain itu, data ekonomi AS yang lebih baik dari prediksi serta upaya China untuk meraih kembali kepercayaan investor turut meredakan guncangan yang terjadi di pasar saham. “Data ekonomi AS yang positif terus menyokong pemulihan penyebaran risiko di pasar finansial,” jelas Sharon Zollner, senior economist ANZ Bank New Zealand Ltd di Auckland.

Dia menambahkan, kondisi pasar global saat ini sudah jauh lebih baik dibanding beberapa pekan terakhir. “Meski sudah sedikit tenag, ada sejumlah isu fundamental yang belum hilang,” katanya. Dan pada hari ini, Thailand akan merilis data tingkat kepercayaan konsumen. Sedangkan Hong Kong akan merilis data penjualan ritel. Adapun China, India, AS, dan kawasan Eropa akan merilis indeks services purchasing manager.