Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan berhasil ditutup di zona hijau, seiring bursa saham Asia yang juga kompak menguat. Dana asing masuk Rp 306,864 miliar.  Mengakhiri perdagangan, IHSG ditutup menguat 6,844 poin (0,14%) ke 4.850,883. Sementara indeks unggulan  LQ45 ditutup melemah 0,955 poin (0,11%) ke 848.612.  Tujuh sektor menguat, hanya 3 sektor yang tercatat melemah. Penguatan tertinggi terjadi di sektor pertambangan sebesar 1,76%. Sementara pelemahan tertinggi terjadi di sektor consumer goods sebesar 1,01%.

Membuka  perdagangan preopening, IHSG dibuka naik 0,448 poin (0,01%) ke 4.844,487. Sementara indeks LQ45 dibuka menguat 0,110 poin (0,01%) ke 849.677.  Pada awal  perdagangan, Jumat (4/3), IHSG dibuka menguat 0,417 poin (0,09%) ke 4.848,216. Sementara indeks LQ45 dibuka naik 2,122 poin (0,23%) ke 851.553.  Pada perdagangan sesi I, IHSG ditutup melemah 36,293 poin (0,75%) ke 4.807,746. Sementara indeks LQ45 ditutup 10,392 poin (1,22%) ke 839.175.

Tercatat, perdagangan saham hari ini terpantau ramai. Sebanyak 171 saham naik, 108 saham turun, dan 93 saham stagnan. Frekuensi saham yang ditransaksikan sebanyak 244.822 kali, dengan total volume perdagangan sebesar 6,003 miliar saham, senilai Rp 5,587 triliun.  Beberapa  saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya ISAT naik 350 poin (6,57%) ke Rp 5.675, LPCK naik 300 poin (4,86%) ke Rp 6.475, DLTA naik 300 poin (5,88%) ke Rp 5.400, dan MAPI naik 230 poin (4,84%) ke Rp 4.980.

Adapun  saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya UNVR turun 1.225 poin (2,64%) ke Rp 45.200, HMSP turun 1.150 poin (1,04%) ke Rp 108.950, LPPF turun 450 poin (2,54%) ke Rp 17.275, dan UNTR turun 375 poin (2,44%) ke Rp 14.975.  Sementara di pasar uang, dolar AS terus bergerak melemah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini bergerak di Rp 13.107, dibandingkan posisi pagi tadi di Rp 13.180.

Sedangkan   kondisi bursa saham Asia sore ini, antara lain:   Indeks Nikkei 225 naik 54,62 poin (0,32%) ke 17.014,78, Indeks Hang Seng naik 126,32 poin (0,63%) ke 20.068,08, Indeks SSE Composite naik 14,39 poin (0,50%) ke 2.874,15, dan  Indeks Straits Times naik 49,38 poin (1,77%) ke 2.873,00.

Aliran dana asing terus mengalir masuk ke Indonesia. Dalam dua bulan terakhir, jumlahnya mencapai Rp 35 triliun.  Dana asing ini,  jumlahnya lebih sedikit dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dalam dua bulan pertama 2015, menurut Agus, dana asing yang masuk mencapai Rp 58 triliun. Masuknya dana asing ini karena bisa menambah ketersediaan valas di dalam negeri. Imbas paling positif adalah menguatnya nilai tukar rupiah dengan adanya hal ini.