Pada penutupan perdagangan Senin (23/05), indeks Hang Seng di Bursa Hongkong ditutup turun -43,17 poin, atau -0,22 persen, ke 19809.03. Pelemahan indeks Hang Seng terpicu kehati-hatian investor di tengah kekhawatiran ekonomi Tiongkok dan kemungkinan kenaikan suku bunga AS bulan depan.

Lihat :Indeks Hang Seng 23 Mei Bergerak Naik Terdukung Penguatan Wall Street

Kekuatiran pelemahan ekonomi Tiongok muncul dengan antusiasme investor berkurang pada tanda-tanda bahwa pemulihan ekonomi Tiongkok kehilangan tenaga dan sebagai pembuat kebijakan lebih berhati-hati atas stimulus karena kredit macet perusahaan melambung.

Pesimisme telah menggantikan optimisme karena pemerintah telah menempatkan restrukturisasi bukan stimulus atau pertumbuhan, di pusat pembuatan kebijakannya.

Pada akhir perdagangan saham, saham Li & Fung Ltd turun -4,66%, saham Tingyi Cayman Islands Holding Corp turun -3,31%, saham Galaxy Entertainment Group Ltd turun -2,26%, saham Hengan International Group Co Ltd turun -1,90%, saham Lenovo Group Ltd turun -1,81%.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng turun 86 poin atau 0,43% pada  19,769.00, turun dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 19,855.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Hang Seng berpotensi melemah terbatas tertekan kekutiran ekonomi domestik dan Tiongkok. Indeks Hang Seng diperkirakan akan bergerak di kisaran Support 19.347-18.858 dan kisaran Resistance 20.325-20.869.


Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

Equityworld surabaya

http://eworld-f.com/