Emas terkoreksi di perdagangan Eropa pada Jumat (11/3) sore, setelah dari sesi sebelumnya naik tinggi seiring dari euro yang melayang di sesi sebelumnya pasca dari keputusan ECB.

Divisi New York Merchantile exchnage, spot emas untuk pengiriman April turun 0.01% ke level 1.272.40 troy ons. Gubernur ECB Mario Draghi setelah menggelar langkah-langkah berani untuk meningkatkan ekonomi di zona euro, termasuk peningkatan pembelian aset dan memangkas lebih dalam untuk suku bunga deposit, seperti yang disinyalkan di hari kemarin.

Bullion naik 1,5 persen pada hari Kamis, dan merupakan terbesar secara perolehan satu hari dalam seminggu, dan secara mingguan merupakan kali kedua. Sdangkan secara tahunan, logam mulia berbetuk emas telah menambahkan hingga 20 persen.

Sementara dari mata uang dolar AS yang relatif lemah, seiring dari harapan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga di tahun ini, serta keprihatinan tentang goyahnya ekonomi global yang terus mendukung harga emas untuk maju. Emas tetap menjadi pilihan komoditi dalam meningkatkan likuiditas dari pelonggaran moneter global, seperti yang dicatatkan dari pelbagai analis. Sementara koleksi emas SPDR naik hingga ke level 25,68 juta ons pada hari Kamis, tertinggi sejak Agustus tahun 2014.

Pada perdagangan Comex lainnya, spot perak naik 1.82% di level $15.635 troy ons, serta tembaga juga mengalami kenaikan 0.63% di level $2.239 troy pound.