Equity World Surabaya – Federal Reserve harus menunda kenaikan suku bunga A.S. sampai inflasi yakin akan pulih, kata seorang pembuat kebijakan yang berpengaruh pada hari Selasa dalam sinyal yang paling jelas namun the Fed mendapatkan lebih banyak dovish dalam menghadapi data yang lemah.

Pembuat kebijakan Fed kedua pada hari Selasa menyalahkan kenaikan suku bunga Fed sampai saat ini tidak hanya untuk inflasi yang lemah, tetapi juga untuk meruntuhkan pemulihan di pasar tenaga kerja yang banyak pembuat kebijakan termasuk Ketua Fed Janet Yellen telah menyebutkan bahwa mereka telah membenarkan kenaikan suku bunga.

 

Equity World Surabaya : The Fed tunda kenaikan suku bunga

Secara keseluruhan, komentar tersebut menunjukkan bahwa berbulan-bulan pembacaan inflasi yang turun atau datar dapat mengganggu rencana Fed untuk menaikkan suku bunga setahun sekali dan tiga kali tahun depan. Mereka mungkin menjadi petunjuk kuat dari kehati-hatian di Fed menjelang pertemuan kebijakan 19-23 September, dan sebuah sinyal bahwa prakiraan ekonomi baru yang akan terjadi kemudian dapat membayangkan jalur yang lebih baik untuk kenaikan suku bunga di depan.

Dalam sebuah pidato di Economic Club of New York yang memuncaki pembacaan harga pada bulan-bulan, Gubernur Fed Lael Brainard mengatakan bahwa bank sentral A.S. harus melangkah lebih jauh untuk memastikan bahwa harga mendorong harga di atas target 2 persen Fed. Alat ukur yang disukai Fed mencapai 1,4 persen.

“Kita harus berhati-hati dalam memperketat kebijakan lebih jauh sampai kita yakin inflasi berada pada jalur untuk mencapai target kita,” kata Brainard, anggota voting tetap komite kebijakan moneter Fed yang pada masa lalu telah meyakinkan rekan-rekannya untuk menunda pengetatan.

The Fed telah menaikkan suku bunga dua kali tahun ini termasuk di bulan Juni, saat menerbitkan prakiraan. Investor skeptis dan sekarang memberikan kenaikan suku bunga Desember sebesar 27 persen, dan bahkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Juni.

Brainard menggambar garis yang sama di pasir setahun yang lalu, membantu menunda pengetatan kebijakan beberapa bulan kemudian. Dua minggu lalu, gubernur duduk Ketua Fed Janet Yellen, Jerome Powell, mengatakan inflasi yang rendah memungkinkan The Fed untuk bersabar dalam sebuah kenaikan.

 

news edited by Equity World Surabaya