Equity World Surabaya – Harga emas beringsut lebih rendah pada perdagangan yang berombak pada hari Jumat karena investor mengambil keuntungan setelah rally logam ke level tertinggi tiga setengah bulan di awal pekan ini dan karena dolar menguat lebih tinggi kendati ada pekerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan laporan untuk bulan Desember

Kontrak emas untuk pengiriman Februari turun turun 0,11% pada $ 1,320.20 di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Untuk minggu ini, logam mulia masih naik 0,99%, kenaikan mingguan keempat berturut-turut.

 

Equity World Surabaya : Sempat Rally Harga Emas Kembali Turun

Perekonomian A.S. menambah 148.000 pekerjaan pada bulan Desember, Departemen Tenaga Kerja melaporkan, jauh di bawah perkiraan 190.000 oleh para ekonom, sementara tingkat pengangguran bertahan stabil di 4,1%.

Data pekerjaan untuk data bulan Oktober dan November direvisi untuk menunjukkan 9.000 pekerjaan yang lebih sedikit yang diciptakan daripada yang dilaporkan sebelumnya.

Penghasilan naik 2,5% tahunan pada bulan Desember, seperti yang diharapkan, namun kenaikan upah November direvisi turun menjadi 2,4% dari 2,5%.

Dolar sempat tergelincir ke posisi terendah hari ini setelah laporan tersebut, sebelum kembali menguat.

Sementara laporan itu mengecewakan mengingat ketinggalannya pertumbuhan lapangan kerja, kenaikan pertumbuhan upah merupakan titik terang.

Data pekerjaan terlihat tidak mungkin untuk mengubah ekspektasi investor untuk kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada pertemuan bulan Maret.

Dana Fed berjangka memiliki harga di atas 67% kemungkinan bank sentral A.S. akan menaikkan suku bunga pada bulan Maret, menurut alat Fed Rate Monitor Investing.com.

Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga A.S., karena mereka meningkatkan biaya kesempatan untuk menahan bullion yang tidak menghasilkan, sambil meningkatkan dolar, di mana harganya terjangkau.

Di tempat lain dalam perdagangan logam mulia, perak sedikit berubah pada $ 17,26 per troy ounce pada akhir Jumat, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi enam minggu di $ 17,32 dan mengakhiri minggu ini dengan kenaikan 1,62%.

Platinum naik 0,48% pada puncak tiga setengah bulan di $ 974,90, untuk mengakhiri minggu 4,31% lebih tinggi.

Palladium turun 0,67% menjadi $ 1,087.40 per ounce akhir Jumat setelah naik ke rekor tertinggi di $ 1,101.30 pada sesi sebelumnya. Untuk minggu ini naik 3,06%.

Palladium membukukan kenaikan terkuat di antara logam mulia pada 2017, naik 57% di tengah kekhawatiran atas prospek penawaran.

 

news edited by Equity World Surabaya