Equity World Surabaya – Saham Asia memulai awal yang lamban pada hari Senin hingga seminggu yang dipenuhi dengan data ekonomi utama AS dan China dan peluncuran iPhone terbaru Apple (NASDAQ:AAPL), sementara Nikkei mendekati level tertinggi yang terakhir dikunjungi pada tahun 1990.

Equity World Surabaya – Saham Asia memulai awal yang lamban pada hari Senin hingga seminggu

Saham Jepang telah jatuh karena harapan untuk stimulus baru dari Perdana Menteri baru melihat Nikkei melonjak 4,3% minggu lalu. Topix telah mencapai puncak itu, tetapi Nikkei turun 0,3% di depan penghalang resistensi.

Pasar emas berusaha mempertahankan penutupan diatas $ 1.800 per ounce karena tekanan inflasi terus meningkat lebih dari yang diharapkan. Pada hari Jumat, Departemen Tenaga Kerja US mengatakan Indeks Harga Produsen (PPI) naik 0,7% di bulan Agustus setelah kenaikan bulan Juli sebesar 1,0%.

Beberapa analis pasar mengatakan bahwa emas dapat naik karena data inflasi yang lebih tinggi dapat memaksa Federal Reserve untuk mempercepat pengetatan kebijakan moneternya, lebih cepat dari yang diharapkan.

Ekspektasi Sebagian besar ekonom memperkirakan Federal Reserve akan mengumumkan rencana untuk mengurangi pembelian obligasi bulanan, bulan ini, dalam agenda pertemuan kebijakan moneter 22 September mendatang.

Sejak pertengahan Juli, harga Emas sepertinya bergerak dalam kisaran perdagangan $1.760-$1.840, dan tidak banyak berita di minggu mendatang yang berpotensi mengubah itu.

Fokus Laporan Malam ini:
Tidak ada berita siknifikan pada hari senin.

Range Emas: 1774-1806
Saran:
Buy 5lot di 1788
Buy 4lot di 1784
Buy 3lot di 1780
Buy 2lot di 1776
Sell 2lot di 1804
Sell 3lot di 1800
Sell 4lot di 1796
Sell 5lot di 1792

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka yang dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Perdagangan Berjangka memiliki resiko & cara transaksi yang Unik. Hubungi Wakil Pialang Berjangka kami untuk menerima informasi sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.

news edited by Equity World Surabaya

sumber investing.com