Equity World Surabaya – Saham Asia memulai minggu ini dengan keuntungan dan dolar tidak jauh dari posisi terendah dua minggu setelah Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell memberikan nada yang lebih dovish daripada yang diperkirakan beberapa investor dalam pidato yang telah lama ditunggu-tunggu pada hari Jumat.

Equity World Surabaya : Pergerakan Dollar Tidak Jauh Dari Posisi Rendahnya

Harga minyak naik, sementara itu, setelah perusahaan energi menghentikan produksi karena Badai Ida menghantam AS. pantai selatan.

Pasar US Dow Jones +242pts (+0,69%).

The Fed Indikasikan Pengetatan Kebijakan Moneter TIDAK AKAN TERJADI dalam waktu dekat.

• Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral dapat mulai mengurangi pembelian obligasi bulanan tahun ini, Namun tidak akan terburu-buru untuk mulai menaikkan suku bunga setelahnya.

Perekonomian sekarang telah memenuhi “kemajuan yang substansial” & menuju target tujuan inflasi Fed yang menurut Powell dan rekan-rekannya akan menjadi prasyarat untuk mulai mengurangi pembelian obligasi, sementara pasar tenaga kerja juga telah membuat “kemajuan yang jelas,” kata kepala Fed tersebut pada hari Jumat dalam teks pidato virtual yang disiapkan di simposium Jackson Hole tahunan Kansas City.

Pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan Juli, sebagian besar pejabat Fed setuju bahwa mungkin saat yang tepat untuk mulai mengurangi program pembelian obligasi senilai $120 miliar per bulan sebelum akhir tahun, menurut catatan pertemuan tersebut. Beberapa anggota the Fed mendorong agar pengurangan pembelian obligasi dapat dilakukan secepatnya bulan depan (bulan Agustus ini).

Powell juga memperingatkan bahwa langkah untuk mulai mengurangi program pembelian obligasi tidak boleh ditafsirkan sebagai tanda bahwa kenaikan suku bunga akan segera menyusul.

“Waktu dan kecepatan pengurangan pembelian aset yang akan datang tidak akan dimaksudkan untuk membawa sinyal langsung mengenai waktu kenaikan suku bunga,” kata Powell.

Proyeksi triwulanan yang diterbitkan pada bulan Juni menunjukkan tujuh peserta dari 18 peserta FOMC berpikir akan tepat untuk mulai menaikkan suku bunga tahun depan 2022, sementara enam peserta berpikir kenaikan suku bunga yang diharapkan akan menjadi tepat pada tahun 2023.

• Fokus Laporan Malam ini:

  • Pending Home Sales (JUL) 21.00wib
    Rumah yang siap diperjual-belikan (Masih dalam Kondisi Down Payment, Belum Dilunasi) di US pada bulan Juli diestimasikan bertumbuh > 0,3%. Bila Aktual < 0,3%, Maka USD berpotensi melemah & Harga emas dapat menguat.

Range Emas: 1804-1834
Saran:
Buy 5lot di 1818
Buy 4lot di 1814
Buy 3lot di 1810
Buy 2lot di 1806
Sell 2lot di 1832
Sell 3lot di 1828
Sell 4lot di 1824
Sell 5lot di 1820

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka yang dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Perdagangan Berjangka memiliki resiko & cara transaksi yang Unik. Hubungi Wakil Pialang Berjangka kami untuk menerima informasi sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.

news edited by Equity World Surabaya