Equity World Surabaya – Dolar Menghadapi Penurunan Mingguan Lagi karena Data Positif Tidak Lagi Cukup, Para Ahli Memperingatkan

Dolar tampaknya akan membukukan penurunan mingguan kedua berturut-turut pada hari Jumat, mengabaikan gelombang data positif awal pekan ini, dan akan terus melakukannya karena sebagian besar kabar baik telah diperkirakan, kata Commerzbank (DE: CBKG).

 

Equity World Surabaya : Pergerakan Dollar Abaikan Gelombang Data Positif Awal Pekan Ini

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun 0,01% menjadi 91,55.

Pasar US Dow Jones +164pts (+0,48%).

• Rusia menanggapi rentetan sanksi baru Amerika Serikat (AS), Jumat (16/4) waktu setempat. Pemerintah Rusia akan mengusir 10 diplomat AS dan mengambil tindakan pembalasan lain dalam pertikaian yang menegangkan dengan Washington.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Jumat mengatakan, Moskow akan menambahkan delapan pejabat pemerintah AS ke daftar sanksinya. Rusia juga akan membatasi dan menghentikan kegiatan organisasi nonpemerintah AS dari campur tangan politik Rusia.

“Kami akan menanggapi tindakan ini dengan cara tit-for-tat. Kami akan meminta 10 diplomat AS di Rusia untuk meninggalkan negara kami,” kata Lavrov kepada wartawan seperti dilansir laman Aljazirah, Sabtu.

Dia mengatakan, Kremlin menyarankan agar duta besar AS John Sullivan mengikuti contoh mitranya dari Rusia dan pulang untuk berkonsultasi. Rusia juga akan menolak kedutaan AS kemungkinan mempekerjakan personel dari Rusia dan negara ketiga sebagai staf pendukung.

Koresponden Aljazirah di Rusia, Bernard Smith menilai, hal itu karena Rusia mengatakan dalam misi mereka di AS mereka hanya mempekerjakan orang Rusia.

“Untuk AS, itu dapat mempengaruhi semua orang mulai dari pengemudi dan pembersih hingga analis dan individu lain yang mungkin bekerja dalam misi diplomatik AS di Rusia. Sehingga berpotensi membuat hidup sulit bagi orang Amerika di sini,” kata dia.

Smith juga mengatakan bahwa Lavrov mengancam akan melangkah sedikit lebih jauh jika AS meningkatkan sanksi sendiri. Rusia meminta AS untuk mencopot 150 personel Rusia yang bekerja di PBB.

Delapan pejabat tinggi AS juga dilarang masuk Rusia, termasuk Direktur FBI Christopher Wray, Direktur Intelijen Nasional Avril Haines, Jaksa Agung AS Merrick Garland, dan Sekretaris Keamanan Dalam Negeri Alejandro Mayorkas.

Orang lain yang menghadapi larangan masuk adalah Direktur Biro Penjara Federal Michael Carvajal, Direktur Dewan Kebijakan Domestik Susan Rice, John Bolton, mantan Penasihat Keamanan Nasional AS, dan mantan kepala CIA Robert James Woolsey.

“Sekarang adalah waktunya bagi Amerika Serikat untuk menunjukkan akal sehat dan mundur dari jalur konfrontasi,” kata kementerian luar negeri Rusia dalam sebuah pernyataan. “Jika tidak, serangkaian keputusan menyakitkan bagi pihak Amerika akan diterapkan,” ujar pernyataan tersebut menambahkan.

AS memberlakukan berbagai sanksi terhadap Rusia, Kamis (5/4). Sanksi tersebut sebagai balasan atas sikap Rusia yang mencampuri pemilu AS tahun lalu, melakukan peretasan dunia maya, penindasan di Ukraina, dan dugaan tindakan memfitnah lainnya.

Pemerintah AS memasukkan perusahaan Rusia ke dalam daftar hitam, mengusir diplomat Rusia, dan melarang bank-bank AS membeli obligasi negara dari bank sentral Rusia, sovereign wealth fund, dan Kementerian Keuangan. Washington memperingatkan Moskow bahwa kemungkinan akan ada lebih banyak hukuman.

Range Emas: 1758-1790
Saran:
Buy 5lot di 1772
Buy 4lot di 1768
Buy 3lot di 1764
Buy 2lot di 1760
Sell 2lot di 1788
Sell 3lot di 1784
Sell 4lot di 1780
Sell 5lot di 1776

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka yang dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Perdagangan Berjangka memiliki resiko & cara transaksi yang Unik. Hubungi Wakil Pialang Berjangka kami untuk menerima informasi sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.

 

news edited by Equity World Surabaya

sumber investing.com, pt equityworld futures trillium surabaya