Equity World Surabaya – Saham Asia Pasifik turun pada Kamis pagi, dengan pengetatan peraturan China untuk industri swasta terus mengaburkan sentimen investor. Namun, pergerakan tetap kecil menjelang simposium tahunan Federal Reserve AS yang dapat memberikan petunjuk tentang langkah bank sentral selanjutnya.

Equity World Surabaya : Pengetatan peraturan China kaburkan sentimen investor

KOSPI Korea Selatan turun 0,21% pada 21:56 ET (1:56 GMT). Bank of Korea (BOK) menurunkan keputusan kebijakan terbarunya pada hari sebelumnya, dengan Korea Selatan menjadi ekonomi utama Asia pertama yang menaikkan suku bunga sejak COVID-19 dimulai. Suku bunga BOK untuk Agustus adalah 0,75%, naik 25 basis poin dari 0,5% sebelumnya dan jauh dari ekspektasi.

Nikkei 225 Jepang turun tipis 0,06% dan di Australia, ASX 200 turun 0,39%.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,24%.

Pasar US Dow Jones +39pts (+0,11%).

• Hari ini Pelaku pasar akan fokus memperhatikan Rapat Simposium Jackson Hole, Wyoming yang berlangsung setiap tahun, pertemuan ini dihadiri para gubernur bank sentral, akademisi, dan ekonom dari seluruh dunia, berlangsung tahun ini pada 26-28 Agustus 2021.

• Mayoritas Analis pesimis Ketua Fed Jerome Powell akan memberi sinyal awal untuk pengurangan pembelian obligasi dalam pidato utamanya di simposium pada hari Jumat. Setelah serangkaian data pasar tenaga kerja yang menggembirakan dan angka inflasi di atas target, data mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan ekonomi di bawah gelombang pandemi terbaru, yang telah memaksa banyak perusahaan terkemuka untuk menunda rencana mereka untuk membawa staf kembali bekerja di kantor.

Sebagian besar analis memperkirakan pengurangan pembelian obligasi akan diumumkan pada November-Desember, dengan kenaikan suku bunga mungkin pada akhir 2022 atau 2023,” kata Andri Nansetyo, Analis Senior PT. EQUITYWORLD FUTURES. The Fed saat ini membeli obligasi pada tingkat $ 120 miliar per bulan.

• Fokus Laporan Malam ini:

  • Gross Domestic Product (GDP) US (Q2) 19.30wib
    GDP adalah Pendapatan Kotor yang diperoleh oleh sebuah negara. GDP US pada kuartal 2 – 2021 diestimasikan bertumbuh > 6,7%. Bila Aktual < 6,7%, Maka USD berpotensi melemah & Harga emas dapat menguat.
  • Initial Jobless Claims 19.30wib
    Klaim pengangguran US minggu lalu diestimasikan alami penurunan < 350.000. Bila Aktual > 350.000, Maka USD berpotensi melemah & Harga emas dapat menguat.

Range Emas: 1774-1806
Saran:
Buy 5lot di 1788
Buy 4lot di 1784
Buy 3lot di 1780
Buy 2lot di 1776
Sell 2lot di 1804
Sell 3lot di 1800
Sell 4lot di 1796
Sell 5lot di 1792

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka yang dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Perdagangan Berjangka memiliki resiko & cara transaksi yang Unik. Hubungi Wakil Pialang Berjangka kami untuk menerima informasi sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.

news edited by Equity World Surabaya

sumber investing.com