Equity World Surabaya – Harga minyak naik pada hari Selasa karena dolar AS yang lebih lemah mendukung komoditas dan pada ekspektasi bahwa persediaan minyak mentah turun di Amerika Serikat, pengguna minyak terbesar dunia, meskipun meningkatnya kasus virus korona di Asia membatasi kenaikan.

 

Equity World Surabaya : Pelemahan Dollar Dukung Komoditas Minyak Dan Di Perkuat Dari Turunnya Persediaan Minyak AS

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni naik 29 sen, atau 0,4% menjadi $ 67,33 per barel pada 0157 GMT.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Mei, yang berakhir pada Selasa, naik 19 sen, atau 0,3% menjadi $ 63,57 barel. Kontrak Juni yang lebih aktif berada di $ 63,71, naik 0,4%, atau 28 sen.

 

Selamat Pagi…

Pasar US Dow Jones -123pts (-0,36%).

• Pelaku pasar masih menunggu perkembangan antara US-Rusia. Presiden Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara melalui telepon awal pekan ini, dan Biden mengusulkan pertemuan antara kedua pemimpin tersebut. Diplomat Rusia, Dmitry Peskov pada Kamis lalu meragukan prospek terjadinya hal itu, mengatakan sanksi baru sama sekali tidak berkontribusi pada pertemuan semacam itu.
Sanksi baru terhadap Rusia – yang pertama di bawah Biden – menargetkan serangkaian lembaga keuangannya, serta 16 organisasi dan 16 individu di Rusia. AS percaya bahwa mereka terkait erat dengan upaya peretasan besar-besaran yang terungkap pada bulan Desember yang menyusup ke server pemerintah. Peretasan itu dikenal sebagai SolarWinds, dinamai menurut perusahaan yang perangkat lunaknya dieksploitasi oleh peretas untuk mendapatkan akses.

Tak lama setelah AS mengumumkan sanksi, Inggris untuk pertama kalinya memberi tahu bahwa intelijen Inggris menyimpulkan bahwa Badan Intelijen Luar Negeri Rusia, atau SVR, berada di balik serangan SolarWinds. Sebuah pernyataan dari Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan Inggris Raya mengatakan peretasan itu bagian dari pola instruksi dunia maya yang lebih luas oleh SVR yang sebelumnya telah berusaha untuk mendapatkan akses ke pemerintah di seluruh Eropa dan anggota NATO.

Badan intelijen AS menyimpulkan pada Januari bahwa beberapa elemen pemerintah Rusia kemungkinan berada di balik serangan itu. Pemerintahan Biden pada saat itu menjanjikan bentuk pembalasan lainnya.

Langkah yang diumumkan Kamis lalu juga termasuk pengusiran 10 diplomat dari Kedutaan Besar Rusia di Washington yang menurut AS, pada kenyataannya, bekerja untuk dinas intelijen Rusia. Menyusul ancaman Kremlin pada Kamis pagi, Kedutaan Besar AS di Moskow kemungkinan akan menghadapi tuntutan serupa dari Rusia.

Langkah tersebut kemungkinan akan semakin memperburuk ketegangan yang sudah memburuk antara Rusia dan Barat. Pejabat di AS dan sekutunya telah memberikan peringatan dalam beberapa hari terakhir atas penumpukan besar-besaran pasukan Rusia di sepanjang perbatasannya dengan Ukraina ke tingkat yang belum pernah terlihat sejak serangan awal ke wilayah Ukraina pada tahun 2014.

• Harga Emas telah menembus Resistance 1778, dengan demikian Support 1670 kini telah berubah naik ke angka 1702.
Pecahnya Resistance 1778, membuat Emas kembali mencoba menuju Resistance baru di 1820.
Emas saat ini bergerak dalam kisaran 1702-1820.
Range Emas: 1754-1786
Saran:
Buy 5lot di 1768
Buy 4lot di 1764
Buy 3lot di 1760
Buy 2lot di 1756
Sell 2lot di 1784
Sell 3lot di 1780
Sell 4lot di 1776
Sell 5lot di 1772

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka yang dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Perdagangan Berjangka memiliki resiko & cara transaksi yang Unik. Hubungi Wakil Pialang Berjangka kami untuk menerima informasi sejelasnya akan Perdagangan Berjangka..

 

news edited by Equity World Surabaya

sumber investing.com, pt equityworld futures trillium surabaya