Selamat Pagi…

Equity World Surabaya – Jerome Powell, Ketua The Fed menyatakan Bank Sentral akan tetap mempertahankan kebijakan suku bunga rendah 0,25% & setiap bulan Bank Sentral akan tetap membeli $120juta Surat Berharga BUMN US. Sedangkan Besar kemungkinan, Tambahan stimulus sebesar $1,9 trilyun yang diajukan Pemerintahan Biden akan segera disetujui Konggres US.

 

Equity World Surabaya : Pasar Obligasi Bergerak Stabil Stabil, Dan Dollar Terperosot, Saham AS Bergerak Dengan Kenaikan Tipis

Pasar US Dow Jones +15pts (+0,05%).

Setelah 1 hari sebelumnya Rekan Powell, Robert Kaplan (Presiden The Fed dari Negara Bagian Dallas) menyatakan Optimis Pertumbuhan Ekonomi US dapat diatas 5% setelah Bulan Juni (Distribusi Vaksin CoVid selesai dilakukan). Semalam, Powell juga menambahkan optimis Ekonomi US bertumbuh 6% pada tahun 2021. Dalam Jangka Pendek, Optimisme ini dapat menguatkan USD & berpotensi melemahkan Emas.

• Pelaku pasar melihat komitmen the Fed & peluang pencairan tambahan stimulus $1,9 trilyun berpotensi menciptakan inflasi. Walau target Inflasi The Fed untuk US di tahun 2021 adalah sebesar 2,24%, namun bila inflasi terjadi, Dalam jangka panjang, USD dapat berpotensi melemah & Emas menguat.

• Fokus Laporan Malam ini:
– New Home Sales (JAN) 22.00wib.
Penjualan Rumah Baru di US bulan Januari diestimasikan bertumbuh > 2,1%. Jika Aktual < 2,1%, maka USD akan melemah & Emas akan menguat.

– Pidato Jerome Powell (Ketua The Fed) 22.00wib
Pada hari Kedua ini, Powell akan menerima pertanyaan dari Komite Gabungan Ekonomi US tentang kondisi Ekonomi kedepan. Powell diestimasikan tetap akan menyampaikan optimisme terhadap pemulihan Ekonomi US & komitmen the Fed mempertahankan suku bunga rendah 0,25%.
Range Emas: 1788-1820
Saran:
Buy 5lot di 1802
Buy 4lot di 1798
Buy 3lot di 1794
Buy 2lot di 1790
Sell 2lot di 1818
Sell 3lot di 1814
Sell 4lot di 1810
Sell 5lot di 1806

Pasar obligasi stabil, dolar AS jatuh dan saham naik tipis pada hari Rabu setelah bank sentral dari Washington hingga Wellington berjanji untuk menjaga kebijakan moneter longgar untuk waktu yang lama, memberi investor kepercayaan yang cukup untuk mencari aset berisiko.

Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan kepada Kongres pada hari Selasa bahwa ekonomi masih “jauh” dari target ketenagakerjaan dan inflasi dan bahwa suku bunga akan tetap rendah dan pembelian obligasi berlanjut dengan cepat sampai ada “kemajuan substansial lebih lanjut”.

Reserve Bank of New Zealand pada hari Rabu tidak membuat perubahan pada suku bunga atau program pembelian obligasi dan mengatakan kebijakan perlu tetap stimulasi sampai inflasi dipertahankan pada 2% dan lapangan kerja mencapai level maksimum.

Secara keseluruhan, itu cukup untuk meyakinkan investor bahwa pihak berwenang tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga bahkan jika inflasi meningkat.

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka yang dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Perdagangan Berjangka memiliki resiko & cara transaksi yang Unik. Hubungi Wakil Pialang Berjangka kami untuk menerima informasi sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.

 

news edited by Equity World Surabaya

sumber investing.com, pt equityworld futures surabaya