Equity World Surabaya – Saham Asia menempatkan ekuitas global di jalur untuk kenaikan hari ketujuh pada hari Jumat karena investor bertaruh AS akan memimpin dunia keluar dari pandemi COVID-19, dengan fokus beralih ke peningkatan pengeluaran multi-triliun dolar oleh pemerintahan Biden.

Equity World Surabaya : Jumat Ekuitas Global Berada Di Jalur Kenaikan

Tokyo memimpin kenaikan, dengan Nikkei melonjak 1,9% di awal sesi. Indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik di luar Jepang naik 0,3%, mencapai level tertinggi bulan ini, meskipun blue chip China tergelincir 0,1% setelah pembukaan.

Pasar US Dow Jones +141pts (+0,41%).

• Dapatkah Emas menembus $2.000/Troy ounce?. ( Catatan Eksklusif Analis ).

Emas mengalami kenaikan terbesar sejak Januari — naik hampir 8% di bulan Mei — karena efek turunnya imbal hasil obligasi US dan melemahnya US dollar.

Setelah bertahan dilevel tinggi selama berbulan-bulan, terutama dari pertengahan Maret hingga pertengahan April, imbal hasil pada catatan Treasury US 10-tahun menjadi lemas, jatuh ke 1,55% minggu ini dari tertinggi 2021 di hampir 1,78%.

Indeks Dollar, musuh bebuyutan emas hampir setiap hari, juga melemah. Indeks Dollar, yang mengadu greenback (USD) terhadap euro dan lima mata uang utama lainnya, sekarang berada di bawah 89,62 dari tertinggi Maret di hampir 93,5.

Ada juga alasan lain hingga harga emas naik masuk ke wilayah $ 1.900, yaitu : Bitcoin.

Dana mengalir keluar dari emas berbondong-bondong awal tahun ini, membuat Bitcoin melonjak melampaui $ 64.000 hanya di bulan April. Sekarang, nenek moyang cryptocurrency tersebut hanya bertahan di bawah $ 40.000.

Sejak Januari, emas berada dalam perjalanan yang cukup berat, dimulai pada Agustus tahun lalu — ketika mencapai rekor tertinggi di atas $ 2.000 dan berliku-liku selama beberapa bulan sebelum tersandung ke dalam peluruhan sistemik sejak November, ketika terobosan pertama dalam vaksin COVID-19 efisiensi diumumkan.

Bagi banyak orang, pengembalian emas di atas $ 1.900 adalah hal yang logis, terlambat, dan bahkan luar biasa — mengingat perjalanan yang berliku-liku pada tahun ini.

Referensi harga emas sebagai lindung nilai inflasi adalah salah satu yang meyakinkan beberapa orang untuk langsung menuju ke logam kuning dalam beberapa bulan terakhir.

Bagi sebagian orang, emas dinilai terlambat untuk menyusul pesta inflasi tahun ini, ketika harga komoditas lain seperti minyak, kayu dan bahkan kopi telah lepas landas karena ketegangan pasokan dan permintaan yang merosot dari pembukaan kembali ekonomi setelah berbulan-bulan penguncian COVID.

Hermin Bura Tasik, Analis PT.Equityworld Futures SSC – Prioritas Jakarta mengatakan, “Kenaikan lebih lanjut tampak belum akan terjadi, karena kenaikan emas bisa mengambil jeda sebelum melanjutkan tren naik menuju $ 2.000.”

Tapi dia juga memperingatkan bahwa lebih jauh ke depan, “dukungan kuat emas akan berada di dekat wilayah $ 1.870.”

Sedangkan Daniel Ardianto, Analis PT.Equityworld Futures Trillium – Prioritas Surabaya mengatakan dia melihat harga spot emas bergerak pertama ke $1.922, kemudian ke $ 1.958, membuat apa yang akan didefinisikan sebagai “formasi Triple Top,” sebelum koreksi turun ke antara $ 1.848 dan $ 1.828.

“Emas telah dengan kuat menjauhi level Fibonacci 50% dari retracement $ 1.875, diukur dari level tertinggi $ 2.075 hingga level terendah $ 1.676 dan siap untuk leg berikutnya yang lebih tinggi di $ 1.922, yang merupakan level Fibonacci 61,8%.”

Dia mengatakan Stochastic RSI membaca grafik harian emas adalah 100/100 sedangkan pada grafik mingguan, membaca 97/94. “Ini berarti reli kemungkinan akan membawa emas lebih tinggi, mungkin ke $ 1.958, membuat formasi Triple Top sebelum terjun ke 1848-1828 yang merupakan zona pertemuan Bollinger Band tengah 50-Exponential Moving Average di grafik mingguan.”

“Bagi saya, peluang penurunan sebelum $ 1.960 jauh lebih besar daripada reli yang menjanjikan melebihi $ 2.000.” katanya.

• Fokus Laporan Malam ini:

  • Michigan Consumers Sentiment (MAY) 21.00wib

Indeks Michigan Consumers Sentiment diperoleh melalui survei yang dilakukan oleh Univ.Michigan untuk mengukur keyakinan konsumen akan kondisi ekonomi US kedepan.
Diestimasikan Index ini akan naik > 82,9. Bila Aktual < 82,9, Maka USD berpotensi melemah & harga emas dapat menguat.

Range Emas: 1880-1912
Saran:
Buy 5lot di 1894
Buy 4lot di 1890
Buy 3lot di 1886
Buy 2lot di 1882
Sell 2lot di 1910
Sell 3lot di 1906
Sell 4lot di 1902
Sell 5lot di 1898

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka yang dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Perdagangan Berjangka memiliki resiko & cara transaksi yang Unik. Hubungi Wakil Pialang Berjangka kami untuk menerima informasi sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.

news edited by Equity World Surabaya

sumber : investing.com