Equity World Surabaya – Harga emas menutup minggu ini turun 5% dan mendekati level terendah dua bulan di $1.750 per ounce. Aksi jual terjadi setelah Federal Reserve merilis proyeksi ekonomi terbaru, yang menunjukkan bahwa komite melihat potensi untuk menaikkan suku bunga dua kali pada 2023. Padahal, Tiga bulan lalu, komite memperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah hingga setidaknya 2024. Kondisi ini membuat Pelaku Pasar menilai, The Fed tidak yakin akan Kebijakan Moneter yang diputuskan.

Equity World Surabaya : Harga emas menutup minggu ini turun 5 persen

Pasar US Dow Jones -533pts (-1,58%).

• Harapan pelaku pasar, dengan indikator ekonomi yang selalu dilaporkan positif diatas ekspektasi, suku bunga akan segera dinaikkan. Potensi kenaikan suku bunga berarti penguatan USD index & hal ini dapat menekan harga emas. Kekuatiran pelaku pasar inilah yang akhirnya melepaskan “panic selling” ke sektor komoditas safe haven emas.

• Komentar Analis:
Beberapa analis mengatakan bahwa reaksi emas terhadap proyeksi Federal Reserve berlebihan. Ketika debu mereda, harga yang lebih rendah akan terbukti menjadi peluang pembelian yang baik, tambah mereka.

“Kami telah menunggu koreksi ini dan kami perlahan mulai menyarankan untuk kembali membeli,” kata Muharizal, kepala strategi investasi di Equityworld Futures Prioritas – SSC Jakarta. “Kami ingin mulai memposisikan diri kami diharga emas yang rendah ini dan bersiap untuk pertumbuhan yang lebih lemah dan inflasi yang lebih tinggi di paruh belakang tahun ini.”

Eko Subambang, Analis senior Equityworld Futures Priority- Trillium Surabaya, mengatakan bahwa dia memperkirakan akan melihat harga emas yang lebih tinggi dalam waktu dekat.

“Kondisi saat ini akan berubab menjadi sangat bullish untuk emas, Saya menduga dalam beberapa hari mendatang, narasi akan berubah dan sentimen investor akan bergeser dari panic selling menjadi bullish buying.” Ujar Eko Subambang.

Muhammad Naim Tambir, Wakil Pialang Senior Equityworld Futures Priority – SSC Jakarta mengatakan bahwa dia tidak terlalu mengharapkan harga emas untuk mendorong kembali ke rekor tertinggi $2.063 pada tahun sebelumnya. Namun, dia menambahkan bahwa bagaimanapun “panic selling” saat ini terjadi, kondisi emas tetap bukan dalam perspektif bearish.

Dia mengatakan dia netral terhadap emas untuk jangka pendek dan akan menunggu stabilitas di pasar sebelum dia mulai membeli lagi.

Range Emas: 1748-1792
Saran:
Buy 5lot di 1762
Buy 4lot di 1758
Buy 3lot di 1754
Buy 2lot di 1750
Sell 2lot di 1790
Sell 3lot di 1786
Sell 4lot di 1782
Sell 5lot di 1778

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka yang dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Perdagangan Berjangka memiliki resiko & cara transaksi yang Unik. Hubungi Wakil Pialang Berjangka kami untuk menerima informasi sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.

news edited by Equity World Surabaya

sumber investing.com