Equity World Surabaya – Saham Asia memperpanjang kerugian untuk minggu ini, imbal hasil Treasury AS naik dan greenback melayang di dekat tertinggi dua bulan pada hari Jumat karena investor mencerna komentar dari Federal Reserve AS yang memproyeksikan kenaikan suku bunga pada tahun 2023.

Equity World Surabaya : Harga emas alami penurunan dalam 5 minggu

Sementara pesan Fed menunjukkan tidak ada akhir yang jelas untuk langkah-langkah kebijakan yang mendukung seperti pembelian obligasi, sinyal kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan menunjukkan kekhawatirannya tentang inflasi karena ekonomi AS pulih dari pandemi COVID-19.

“Yang cukup jelas adalah bahwa jin inflasi mulai menyelinap keluar dari botol, dan itu akan menjadi pendorong utama suku bunga dalam jangka pendek hingga menengah,” kata James McGlew, direktur eksekutif pialang saham perusahaan di Argonaut di Perth.

Pasar US Dow Jones -210pts (-0,62%).

• Harga emas mengalami penurunan dan mencapai posisi terendah dalam lima minggu terakhir. Hasil pertemuan FOMC menyimpulkan The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter US, hal ini persis seperti yang diharapkan Pelaku pasar. Namun, Pelaku pasar merasa suku bunga tetap akan dinaikkan lebih cepat dari yang disampaikan karena rebound ekonomi US yang lebih kuat, pandemi yang surut, dan kekhawatiran inflasi.

Di sisi inflasi, The Fed mengatakan walaupun harga barang di produsen dan konsumen naik tetapi masih tidak pada tingkat yang bermasalah.

Indeks dolar US alami kenaikan tajam dan mencapai level tertinggi dua bulan dalam semalam. Meningkatnya apresiasi US dolar adalah elemen bearish untuk pasar logam.

• Secara teknis, emas berjangka bulan Juni berada pada titik terendah. Harga telah turun jauh di bawah rata-rata pergerakan 200 hari utama. Tujuan kenaikan harga emas berikutnya adalah di atas resistance solid di $1.820,00. Tujuan penurunan harga emas berikutnya adalah di support kuat di $ 1.740,00.

• Menurut Anita Atmaja, Analis & Wakil Pialang Berjangka Senior PT.Equityworld Futures Priority – Trillium Surabaya, dengan semakin besarnya tingkat volatilitas pasar, diharga rendah saat ini likuiditas di pasar akan membesar. Menurut Anita saat ini adalah saat yang tepat dalam investasi emas, karena harga emas yang terbilang rendah. “Emas saat ini layak menjadi momentum untuk dimiliki ketika terjadi penurunan lebih dari $200/ troy onz. Pelaku pasar segera akan melakukan buyback. Begitu juga dengan emas antam yang dapat dijadikan koleksi investasi,” kata Anita.
• Secara terpisah, Adam Malik, Analis Senior & Wakil Pialang Berjangka Senior PT.Equityworld Futures Priority – Sahid Sudirman Centre Jakarta juga memprediksi harga emas spot akan kembali menapaki area 1900, bahkan 2000 di akhir tahun ini. Momentum kenaikan emas akan dimulai diawal bulan Juli (awal semester kedua), sebagai bentuk Re-portofolio manajer investasi secara global. Momen perayaan Deepavali (Festival Cahaya) sekaligus musim pernikahan akan membawa emas kembali ke area 1900-2000. “Permintaan fisik emas akan terus menguat. Naiknya permintaan menjelang perayaan Deepavali menjadi sentimen pendorong harga emas pada semester kedua,” papar Adam Malik.

Range Emas: 1760–1796
Saran:
Buy 5lot di 1774
Buy 4lot di 1770
Buy 3lot di 1766
Buy 2lot di 1762
Sell 2lot di 1794
Sell 3lot di 1790
Sell 4lot di 1786
Sell 5lot di 1782

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka yang dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Perdagangan Berjangka memiliki resiko & cara transaksi yang Unik. Hubungi Wakil Pialang Berjangka kami untuk menerima informasi sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.

news edited by Equity World Surabaya

sumber investing.com