Equity World Surabaya – Dolar merosot ke level terendah empat bulan terhadap yen pada hari Selasa awal setelah Korea Utara melepaskan sebuah rudal yang melintas di utara utara, aksi provokasi terbaru oleh Pyongyang yang telah meningkatkan ketegangan di kawasan ini selama masa lalu. bulan.

Dolar turun 0,55 persen pada 108,660 yen setelah mencapai 108,330, terendah sejak 18 April.

Suasana melawan risiko di wilayah tersebut menyusul peluncuran rudal, dengan Nikkei Jepang (N225) jatuh ke level terendah empat bulan.

Yen cenderung mendapat keuntungan selama masa geopolitik atau tekanan keuangan karena Jepang adalah negara kreditur terbesar di dunia dan ada anggapan bahwa investor Jepang akan memulangkan dana jika terjadi krisis.

Equity World Surabaya : Dollar Tertekan penguatan yen jepang

Korea Utara menembakkan rudal pada awal Selasa yang terbang di atas Jepang dan mendarat di perairan Pasifik di wilayah utara Hokkaido, Korea Selatan dan Jepang, mengatakan, dalam peningkatan tajam ketegangan di semenanjung Korea.

“Berdasarkan pola masa lalu di mana yen menguat pada insiden tersebut, spekulan langsung bereaksi terhadap berita utama rudal Korea Utara, mengambil dolar / yen ke posisi terendah intraday,” kata Mitsuo Imaizumi, kepala strategi FX di Daiwa Securities.

“Tapi dolar / yen memangkas beberapa kerugian setelah laporan bahwa rudal tersebut benar-benar terbang di atas utara Jepang.”

Peluru kendali Korea Utara terakhir yang terbang di atas Jepang terjadi pada tahun 2009. Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan menganggap bahwa peluncuran tersebut merupakan uji coba rudal balistik sementara Korea Utara mengatakan bahwa itu adalah sebuah roket yang membawa satelit komunikasi ke orbit.

Franc Swiss menyentuh level tertinggi satu bulan di 0,9497 franc per dolar sebelum menarik kembali sedikit ke 0,9532.

Euro turun 0,6 persen menjadi 130,040 yen (EURJPY =), ditarik kembali dari level tertinggi tiga minggu di 130,965 semalam.

Dolar sudah berada dalam posisi defensif, terutama terhadap euro, setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen tidak menyebutkan kebijakan moneter di pertemuan puncak bank sentral di Jackson Hole pekan lalu, dan saat Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi menahan diri untuk tidak membicarakan euro pada pertemuan yang sama.

Dolar juga melemah setelah Badai Tropis Harvey melumpuhkan Houston, Texas, memacu kekhawatiran tentang potensi dampak badai terhadap ekonomi A.S.

Euro turun 0,1 persen pada $ 1,1965 setelah kenaikan ke $ 1,1986, tertinggi sejak Januari 2015.
Indeks dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama stabil di 92.274 (DXY) setelah tergelincir serendah 92.137, terlemah sejak Mei 2016.

 

news edited by Equity World Surabaya