Equity World Surabaya – Saham Asia naik pada hari Jumat setelah Bank Sentral Eropa membiarkan kebijakan tidak berubah, memperpanjang rebound setelah aksi jual tajam di awal pekan, tetapi kenaikan dibatasi karena investor mempertimbangkan dampak dari kemungkinan kenaikan pajak capital gain AS.

 

Equity World Surabaya : Bursa Saham Asia Bergerak Naik Seiring Tidak Ada Perubahan Dari Kebijakan Bank Sentral Eropa

Keputusan ECB untuk mempertahankan aliran stimulus yang berlebihan datang meskipun prediksi rebound kuat dalam ekonomi zona euro dari pertengahan tahun karena infeksi COVID-19 dikendalikan.

“Ada beberapa pengakuan halus hari ini bahwa peningkatan perkiraan kemungkinan akan datang pada pertemuan 10 Juni … Lagarde memang menyoroti peningkatan vaksinasi dan mencatat data frekuensi tinggi yang mengonfirmasi kepada staf ECB bahwa pandangan mereka sebelumnya tentang perbaikan dalam jangka menengah akan terjadi, “kata Ray Attrill, kepala strategi FX di National Australia Bank (OTC: NABZY).

Tetapi karena sentimen pasar saham terpukul dalam semalam, pemerintahan Presiden AS Joe Biden dilaporkan mengupayakan kenaikan pajak capital gain menjadi hampir 40% untuk individu kaya, hampir dua kali lipat dari tarif saat ini. Dow Jones Industrial Average berakhir turun 0,94%.

Pasar US Dow Jones -321pts (-0,94%).

• Pelaku pasar merespon negatif keinginan Joe Biden untuk menaikkan batas atas pajak pendapatan US. Batas atas Pajak pendapatan US saat ini 33,8%, belum pernah berubah sejak perang dunia ke 2 (1920). Biden menyatakan kenaikan Pajak ini untuk subsidi bagi biaya perawatan kesehatan anak.
Batas atas kenaikan pajak pendapatan yang diajukan Biden adalah 39,6%, bagi mereka yang berpenghasilan pertahun diatas $1Juta. Pelaku pasar membandingkan dengan Rata-rata Pajak pendapatan di Finlandia yang sebesar 19,3%, & Pajak pendapatan tertinggi saat ini ada di Denmark sebesar 42%.

• Setelah dua hari berturut-turut naik, kenaikan emas terhenti sejenak di sekitar $1790. Emas menguat ke level tertinggi
dalam dua bulan terakhir di sesi sebelumnya, didorong oleh penurunan imbal hasil Treasury dan pasar ekuitas.

Kasus Covid yang meningkat telah menghidupkan kembali kekhawatiran atas pemulihan ekonomi global. Kekhawatiran ini terjadi karena ekspektasi suku bunga US akan dipertahankan tetap rendah, sehingga meningkatkan permintaan emas untuk aset safe-haven.

• Harga emas berpotensi mengalami pelemahan hingga $1742, pelemahan ini merupakan dampak koreksi teknikal yang akan mengangkat harga Emas hingga $1820-1880. Support Emas saat ini bertahan di $1702.

• Fokus Laporan Malam ini:
– New Home Sales (MAR) 21.00wib
Penjualan Rumah Baru US pada bulan Maret diestimasikan alami Pertumbuhan > 886.000.
Bila Aktual < 886.000, Maka USD berpotensi melemah & harga emas dapat menguat.

Range Emas: 1768-1800
Saran:
Buy 5lot di 1782
Buy 4lot di 1778
Buy 3lot di 1774
Buy 2lot di 1770
Sell 2lot di 1798
Sell 3lot di 1794
Sell 4lot di 1790
Sell 5lot di 1786

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka yang dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Perdagangan Berjangka memiliki resiko & cara transaksi yang Unik. Hubungi Wakil Pialang Berjangka kami untuk menerima informasi sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.

 

news edited by Equity World Surabaya

sumber investing.com