Equity World Surabaya – Pasar saham Asia memulai minggu ini dengan hati-hati pada hari Senin menjelang serangkaian data China yang dapat mengkonfirmasi perlambatan ekonomi raksasa, karena sebagian besar dunia berlomba untuk membendung penyebaran varian Delta COVID-19 dengan vaksinasi.

Equity World Surabaya : Bursa Asia Memulai Minggu Ini Dengan Kehati- Hatian

Angka penjualan ritel, produksi industri, dan investasi perkotaan diperkirakan menunjukkan sedikit penurunan aktivitas di China pada Juli, tren yang kemungkinan akan diperburuk oleh pengetatan pembatasan virus corona baru-baru ini.

Ada beberapa ketidakpastian tentang kemungkinan implikasi geopolitik dari keruntuhan mendadak pemerintah Afghanistan dan apa artinya bagi stabilitas politik di kawasan itu.

Pasar US Dow Jones +15pts (+0,04%).

• Pasar emas kembali naik menyusul data sentimen konsumen yang mengecewakan.
Jumat malam (wib), University of Michigan melaporkan pembacaan aktual Indeks Sentimen Konsumen bulan Agustus turun menjadi 70,2 (titik terendah sejak tahun 2011), turun dari pembacaan indeks Juli di 81,2.

Indeks Kepercayaan Konsumen (Michigan Consumer Sentimet) turun pada awal Agustus karena kekuatiran pelaku pasar yang mencakup semua aspek ekonomi, mulai dari keuangan pribadi hingga prospek ekonomi, termasuk inflasi dan pengangguran. Kekuatiran bahwa pandemi masih bertahan akibat varian Delta Covid masih tetap berkembang.

• Emas naik sebesar 1% sejak awal minggu ini, setelah sempat test support ke level di bawah $1.700.

Tetapi untuk memastikan Emas kembali akan melanjutkan kenaikannya, Pasar masih menunggu emas untuk menembus kembali level kunci $1.800.

Awal minggu lalu, Emas jatuh ke $1.672,80 di perdagangan Asia yang sebagian besar telah ditandai sebagai “flash-crash”. Koreksi singkat & cepat ini berpeluang memberikan energi lebih bagi emas untuk segera bangkit bila naik menembus harga psikologis $1.800.

Fokus pelaku pasar saat ini adalah menunggu hasil Pertemuan Jackson Hole di Wyoming yang dianggap sebagai retret (pertemuan tahunan) bagi The Fed untuk memeriksa strategi utama kebijakan moneter US. Ada spekulasi tinggi bahwa acara tahun ini, yang dijadwalkan antara 26 dan 28 Agustus, akan membahas pengurangan stimulus bulanan senilai $120 miliar yang telah diberikan bank sentral kepada perekonomian sejak wabah Covid pada Maret 2020.

Spekulasi tentang pengurangan stimulus telah meningkat sejak laporan pekerjaan AS minggu lalu yang optimis untuk Juli yang mengirim dolar dan imbal hasil obligasi AS reli, menekan emas.

Range Emas: 1762-1792
Saran:
Buy 5lot di 1776
Buy 4lot di 1772
Buy 3lot di 1768
Buy 2lot di 1764
Sell 2lot di 1790
Sell 3lot di 1786
Sell 4lot di 1782
Sell 5lot di 1778

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka yang dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Perdagangan Berjangka memiliki resiko & cara transaksi yang Unik. Hubungi Wakil Pialang Berjangka kami untuk menerima informasi sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.

news edited by Equity World Surabaya

sumber investing.com