Equity World Surabaya – Saham Asia tergelincir ke level terendah satu minggu pada hari Senin dan aset safe haven yang dirasakan, termasuk yen dan emas, naik tipis di tengah kekhawatiran kenaikan inflasi dan lonjakan kasus virus corona, sementara harga minyak turun karena kekhawatiran kelebihan pasokan.

Equity World Surabaya : Bursa Asia Jatuh Ke Level Terendah Dalam Satu Minggu

Indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik di luar Jepang turun 1,1% untuk kerugian hari kedua berturut-turut menjadi 677,45, level yang tidak terlihat sejak 12 Juli. Indeks berada di jalur penurunan persentase harian terbesar sejak 8 Juli.

Pasar US Dow Jones -299pts (-0,86%).

• Emas bertahan di atas level $1.800 per ounce, tetapi analis mengatakan bahwa salah satu pendorong utama yang dapat membantu emas reli ke $1.920 per ounce adalah dolar US.

• Emas minggu ini, naik mendekati $1.830 per ounce meskipun dolar US menguat. Pelemahan dolar US dapat memperkuat pasar emas dan membantunya melanjutkan reli ke $1.920.

Pada hari Jumat, emas mengalami aksi ambil untung, yang mendorong harga turun hampir 1% pada hari itu. Setelah membangun support di atas level $1.800 per ounce minggu ini, emas menghadapi level resistance kuat di $1.830 per ounce.

Meningkatnya Hutang US terhadap PDB (GDP) dan Kebijakan pelonggaran kuantitatif yang berkelanjutan akan membantu emas naik kembali ke $2.000 per ounce, Ujar Steven Mandak, Wakil Pialang Senior PT.Equityworld Futures SSC (Sahid Sudirman Centre) Priority – Jakarta.

“Kami melihat emas lebih mungkin untuk mendekati resistensi $2.000 daripada bertahan di bawah dukungan $1.700. Apalagi logam mulia dapat memberikan efek lindung nilai vs kebijakan The Fed yang Dovish.” Ungkapnya.

Emas tetap menjadi aset yang menarik karena bank sentral di seluruh dunia mulai kehilangan kredibilitas di pasar keuangan.
Semakin banyak investor tidak percaya pada Federal Reserve dan bank sentral lainnya.

Prospek bullish pada emas datang setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell bersaksi di depan Kongres dan mengatakan bahwa sementara inflasi dapat terus bergerak lebih tinggi dalam beberapa bulan ke depan.

• Data Kalender Ekonomi yang perlu untuk diperhatikan:

Pada hari Selasa, pasar akan memantau angka izin bangunan dan perumahan US mulai Juni. Kemudian, klaim pengangguran dan penjualan rumah yang ada dijadwalkan akan dipublikasikan pada hari Kamis, diikuti oleh PMI manufaktur pada hari Jumat.

Di sisi lain, tidak akan ada komentar utama Federal Reserve sebelum pertemuan kebijakan moneter 28 Juli.

“Kami sekarang memasuki ‘periode tenang’ Fed di mana pejabat senior menghindari pembicaraan tentang prospek kebijakan moneter, sementara kalender data relatif tipis, jadi kami tidak mengharapkan pergerakan pasar utama didorong dari arus berita makro US di masa mendatang. minggu,” tambah Steven Mandak.

Namun, bagi investor emas, yang penting adalah memperhatikan horizon jangka panjang. Suku bunga akan naik, tetapi tidak naik terlalu jauh dan masih akan tetap rendah dibandingkan dengan norma historis di masa mendatang.

Selamat berakhir pekan.

Range Emas: 1796-1830
Saran:
Buy 5lot di 1810
Buy 4lot di 1806
Buy 3lot di 1802
Buy 2lot di 1798
Sell 2lot di 1828
Sell 3lot di 1824
Sell 4lot di 1820
Sell 5lot di 1816

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka yang dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Perdagangan Berjangka memiliki resiko & cara transaksi yang Unik. Hubungi Wakil Pialang Berjangka kami untuk menerima informasi sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.

news edited by Equity World Surabaya

sumber investing.com