Equity World Surabaya – Saham Asia mengikuti Wall Street yang lebih rendah pada hari Jumat karena tanda-tanda pemulihan AS yang menguat mendorong taruhan untuk inflasi yang lebih tinggi dan pengurangan stimulus Federal Reserve sebelumnya.

Imbal hasil Treasury AS melonjak, mengangkat dolar dan melukai saham teknologi, setelah data ketenagakerjaan yang lebih baik dari perkiraan semalam meningkatkan ekspektasi untuk pembacaan yang kuat untuk nonfarm payrolls pada hari Jumat, sementara ukuran aktivitas sektor jasa naik ke rekor tertinggi.

Nikkei Jepang turun 0,8% di awal sesi Asia, sementara indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3%.

Blue chips China tergelincir sekitar 0,1% pada pembukaan.

Pasar US Dow Jones CLOSED ON MEMORIAL DAY

• Emas menguat pada hari Senin dan bersiap untuk lonjakan bulanan terbesar sejak Juli 2020 karena indeks dolar US masih terus dijalur pelemahan, sementara meningkatnya tekanan inflasi juga mengangkat daya tarik emas.

Pasar Amerika Serikat tutup pada hari Senin untuk memperingati hari Pahlawan (Memorial day).

“Pelemahan Dolar, cukup mendukung kenaikan harga emas yang sekarang mengincar $2.000, dan dapat naik jauh lebih tinggi,” kata Steven Mandak, Analis Pasar dan Wakil Pialang PT. Equityworld Futures SSC – Prioritas Jakarta.

Emas sering dilihat sebagai alat lindung nilai inflasi, meskipun Ketua Fed Jerome Powell telah berulang kali menyatakan bahwa inflasi yang lebih tinggi akan bersifat sementara.

Anita Rahma, Analis Pasar dan Wakil Pialang PT. Equityworld Futures Trillium – Prioritas Surabaya juga menambahkan “Bahwa selama The Fed menolak untuk mengubah kebijakan moneternya dalam menanggapi kenaikan inflasi, suku bunga riil akan terus meluncur lebih jauh ke wilayah negatif, yang merupakan kabar baik untuk emas”.

Fokus investor minggu ini adalah pada data penggajian (Non Farm Payroll) US pada hari Jumat, dengan perkiraan akan menunjukkan peningkatan 650.000.

• Fokus Laporan Malam ini:

  • ISM Manufacturing (MAY) 21.00wib
    ISM (Index of Supply Management) Manufacturing merupakan indeks ketersediaan dukungan infrastruktur yang mendukung ketepatan penerimaan bahan baku & jasa di semua sektor manufaktur.

Diestimasikan pada bulan May ISM Manufacturing meningkat > 60,7.
Bila aktual < 60,7; maka USD berpotensi melemah & Harga Emas dapat menguat.

Range Emas: 1886-1918
Saran:
Buy 5lot di 1900
Buy 4lot di 1896
Buy 3lot di 1892
Buy 2lot di 1888
Sell 2lot di 1916
Sell 3lot di 1912
Sell 4lot di 1908
Sell 5lot di 1904

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka yang dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Perdagangan Berjangka memiliki resiko & cara transaksi yang Unik. Hubungi Wakil Pialang Berjangka kami untuk menerima informasi sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.

news edited by Equity World Surabaya

sumber investing.com