Equity world-Kapabilitas dolar di pasar valas global masihlah amat kuat kuasai kurs yg jadi rivalnya, begitu pula dgn valas kawasan Asia. Keadaan tersebut memberikan sentimen negatif bagi Rp yg di buka melemah di awal perdagangan pasar spot Rabu (14/9). Begitu pula yg berlangsung kepada transaksi perdagangan antar bank, keadaan Rp dilemahkan BI teramat signifikan.

Pelemahan Rp pagi ini berikan argumen kuat bagi investor asing utk kembali tarik modalnya pass gede dari bursa Indonesia sampai membentuk net sell asing Rp344 miliar lebih. Perbuatan menjual saham asing ini jadi tekanan mutlak bagi IHSG yg sekarang sedang bergerak retreat 1,4%.

Bursa Saham AS ditutup melemah tajam kepada akhir perdagangan Rabu dinihari, tertekan anjloknya harga minyak mentah. Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 258,32 poin, atau 1,41 %, jadi ditutup terhadap 18,066.75. Indeks S dan P 500 melemah 32,02 poin, atau 1,48 prosen, jadi mogok kepada 2,127.02. Indeks Nasdaq turun 56,63 poin, atau 1,09 % jadi 5,155.25.

Pagi ini terpantau 31 saham menguat, 165 saham melemah, & sisanya saham stagnan. Terdaftar transaksi se besar lebih Rp305 miliar dari 442 juta lembar saham diperdagangkan bersama transaksi banyaknya lebih 15.700 kali.

Pagi ini IHSG tertekan oleh seluruhnya bagian yg negatif, dgn pelemahan paling tinggi bagian Pertambangan yg turun -1,44 prosen.

Pagi ini berjalan perbuatan profit taking investor asing, di mana dana asing yg ke luar pasar bekal mencapai Rupiah 25,08 miliar.

Pergerakan kurs rp di pasar spot pagi ini bergerak negatif dgn posisi pelemahan 0,48% dari perdagangan pada awal mulanya & saat ini bergerak terhadap kisaran Rp13231/US$ sesudah di buka kuat kepada level Rp13170/US$. Begitu pula kurs Jisdor diperlemah ke 13228 dari posisi 13151 perdagangan hri Selasa (13/9).

& utk pergerakan kurs Rp di pasar spot hri ini berpotensi lemah terhadap akhir perdagangan oleh prospek dolar AS yg menguat, maka Analyst equity Research Center memperkirakan rp bergerak di level support di 13243 & resistance di 131730.