Pergerakan kurs rp di tengah pasar valas sesi Asia hri Rabu (7/9) ataupun perdagangan antar bank di Indonesia bergerak amat sangat kuat sampai berada di kisaran 13000. Sentimen masuknya dana tebusan amnesty & pelemahan dolar AS pun intervensi BI perkuat kurs referensinya dapat jadi pijakan rp hri ini.

Amat kuatnya rp pagi ini ke posisi terkuat dalam 1 bln perdagangan menciptakan investor asing ramai-ramai setor modalnya ke bursa saham sampai menempa net buy Rp62 miliar lebih. Tindakan beli saham asing ini pernah memberikan tenaga bagi laju IHSG yg saat ini sedang bergerak retreat.

Pagi ini terpantau Rupiah menguat. Pasangan mata uang USDIDR melemah -0,29 persen pada 13,089.

Dolar AS melemah di tengah prospek lebih rendah untuk Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan September.

Pagi ini terpantau 128 saham menguat, 52 saham melemah, dan sisanya saham stagnan. Tercatat transaksi sebesar lebih Rp379 miliar dari 453 juta lembar saham diperdagangkan dengan transaksi sebanyak lebih 19.200 kali.

Pagi ini IHSG didukung oleh 7 sektor yang positif, dengan penguatan tertinggi sektor Pertambangan yang naik 0,88 persen.

Pagi ini masih terjadi aksi profit taking investor asing, dimana dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp 3,23 miliar

Pergerakan kurs rp di pasar spot pagi ini bergerak positif dgn posisi penguatan 0,11% dari perdagangan pada awal mulanya & saat ini bergerak kepada kisaran Rp13141/US$ sesudah di buka lemah terhadap level Rp13155/US$. Begitu pun kurs Jisdor diperkuat ke 13086 dari posisi 13162 perdagangan hri Selasa (6/9).

& buat pergerakan kurs Rp di pasar spot hri ini berpotensi lemah kepada akhir perdagangan oleh biarpun dolar AS melemah, maka Analyst equity Research Center memperkirakan rp bergerak di level support di 13093 dan resistance di 13056.