Equity world-Terhadap perdagangan awal minggu ini, penguatan emas dapat diuji kembali dgn pertolongan liburnya pasar perdagangan di AS memperingati Labor Day terhadap hri ini.

Terhadap perdagangan diawal mulanya emas sukses ke luar dari tekanan short sell-nya, terbantu bersama memburuknya situasi tenaga kerja AS yg terhadap masa bln dulu kurang demikian beri dukungan utk tempat kenaikan suku bunga the Fed kepada September ini.

Tapi penguatan yg menggelora dikala itu mandek dgn buyback atau posisi beli di pasar saham AS yg sedang memakai urungnya kenaikan suku bunga tersebut.

Konsentrasi perdagangan pekan ini Tim analis Financeroll menitik beratkan kepada laporan the Fed yg terangkum terhadap Beige Book, suku bunga Uni Eropa, kegiatan jasa dari Inggris, Uni Eropa & AS.

Beige book dapat jadi batu pijakan bagi the Fed utk tentukan sikap pada naik tidaknya suku bunganya terhadap meeting tanggal 21-22 September ini atau 2 pekan kedepan.

Seandainya keadaan ekonomi di 12 negeri sektor penting cabang the Fed di AS melaporkan sesuatu yg tambah baik dibanding masa diawal mulanya & mengizinkan buat naiknya suku bunga the Fed, sehingga dimaklumi bahwa perjalanan emas utk 2 pekan kedepan ini niscaya mengalami tren meredup.

Tetapi seandainya keadaan “moderate growth” atau keadaan pertumbuhan berkelanjutan yg tak mengalami tambahan dari 12 negeri bidang the Fed tersebut atau malah keadaan “modest growth” mengalami kenaikan, sehingga ruangan kenaikan suku bunga kepada masa kali ini tidak akan berlangsung maka kesempatan kenaikan emas cepat terwujud lagi.

Beige book melaporkan kegiatan properti, perbankan, pabrikan, pasar retail, keyakinan pembeli, daya beli costumer, situasi tenaga kerja terupdate, maka laporan ini kadang tidak diliat pasar yang merupakan faktor yg penting, tetapi didalamnya tersirat bahwa laju pertumbuhan ekonomi AS sanggup mensupport terjadinya inflasi yg semakin melaju ataukah semakin meredup.

Butuh menjadi pertimbangan pun gerak atau naik turunnya di pasar ekuitas dalam faktor ini pasar saham AS bersama menyaksikan apakah langkah kenaikan suku bunga AS apakah semakin membesar ataukah malah meredup.

Kalau suku bunga naik sehingga pasar saham bakal menyikapinya bersama short sell maka ada kesempatan emas menaik tidak tebal. Tetapi kalau suku bunga tidak dapat naik ada kecenderungan buyback saham berjalan & bakal diikuti short sell tidak tebal di emas.
Gerakan jasa disini sedikit jadi gambaran keadaan perbankan di Eropa & AS maka kesehatan ekonomi global bakal diwakili oleh data tersebut. Jika kontraksi atau di bawah angka 50 yg sedang berjalan sehingga ekonomi dapat memburuk & ada kesempatan emas menguat.

diluar itu suku bunga bank sentral Uni Eropa, ECB, dapat ditentukan terhadap pekan ini dgn perkiraan suku bunga tetap negatif maka kesempatan kenaikan euro rupanya dapat terbatas.

Begitu perincian singkat kami, mudah-mudahan bisa menolong kamu dalam tentukan investasi yg bakal kamu memilih, mudah-mudahan berguna. Have a nice day ànd happy trading. Selamat berpisah Ronny P Sasmita & berhasil bekerja di ruangan baru.