Equity world-Neski rupiah kurang dilirik di pasar valas kemarin, namun saham-saham unggulan bursa saham Indonesia diserbu investor asing cukup besar hingga  mencetak  net buy  Rp1,2 triliun  lebih. Kebanjiran dana asing tersebut masih belum mampu menahan profit taking investor lokal hingga membuat IHSG anjlok 0,3%.

Sesudah melemah tatkala 2 hri berturut minggu ini, kurs Rp memulai perdagangan valas antar bank & serta pasar spot sesi Asia sedikit lebih tinggi dari perdagangan diawal mulanya. Tenaga rebound Rp pagi ini (10/8) diperoleh dari tetap lemahnya pergerakan dolar AS kepada tidak sedikit rival utamanya di pasar spot.

Tetapi kapabilitas Rp pagi ini belum menambah semangat investor asing kembali setor modalnya, karena profit taking asing baru sejak mulai dgn sell Rp34,7 miliar. Perbuatan investor asing ini hasilnya melemahkan IHSG & terkoreksi 0,2%.

Pergerakan kurs Rp di pasar spot pagi ini bergerak positif dgn posisi penguatan 0,11% dari perdagangan diawal mulanya & waktu ini bergerak terhadap kisaran Rp13113/US$ sesudah di buka lemah kepada level Rp13110/US$. Begitu kurs Jisdor yg ditetapkan Bank Indonesia hri ini diperkuat ke 13123 dari posisi 13133 perdagangan hri Selasa (9/08).

Terhadap perdagangan Comex yang lain, spot perak naik 0.26% di level $2.158 troy ons, & tembaga serta naik 0.29% di level $2.157 troy pound.