Equity world-PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) berencana bakal mengeluarkan product syariah utk kontrak perdagangan berjangka komoditas.

Direktur JFX, Donny Raymond memaparkan, waktu ini pihaknya tengah menyusun rencana product perdagangan komoditas berbasis syariah ini. Product ini nantinya memanfaatkan emas juga sebagai underlying asset.

“Semuanya masihlah menjual beli. Namun lantaran kontrak-kontrak emas yg ada waktu ini itu masihlah mengandung bunga, beliau tak masuk keputusansyariah. Nah kelak kita utk satu format, product itu menjual belinya itu real. Mekanismenya hampir seperti KBE (Kontrak Berkala Emas) tetapi tak ada unsur bunga di situ,” kata Donny terhadap pelatihan Perdagangan Berjangka Komoditas di Yogyakarta, Jumat (12/8).

Donny mengaku seandainya product ini benar-benar baru diusulkan di internal JFX. Tapi, beliau optimistis apabila nantinya product ini bakal mempunyaipotensi nasabah yg akbar. Lantaran, sampai kini tidak sedikit nasabah yg mau lakukan transaksi perdagangan berjangka komoditas dgn prinsip syariah,tetapi belum ada produknya.

“Karena tidak sedikit orang diluar sana yg mau transaksi seperti ini, namun tak ingin kena riba,” tuturnya.

Donny memaparkan, product ini nantinya ada dua system yakni pembayaran dengan cara serentak(kontan) & angsuran. “Kalau dengan cara cicil, kelak adakeputusan merupakan penjamin dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) bakal mengeluarkan angka juga sebagai margin keuntungan,” ujarnya.

Jelasnya, tiada persyaratan husus buat nasabah yg mau memakai product baru ini. Pihaknya dapat langsung mematangkan system kontrak perdagangan komoditi syariah & sesudah selesai, JFX dapat ajukan izin kepada Tubuh Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) Kementerian Perdagangan.

“Kita harapkan dapat diluncurkan jangka waktu dekat, soalnya Bappebti telah dari thn dulu mendorong kita punyai product syariah. Seandainya telahmampu izin, dapat kami sosialisasikan terhadap pialang buat dilepas ke nasabah,” menurutnya.