Equity World – Walau Dutch bank ABN Amro berpikir tak barangkali Trump bakal memenangi pemilihan presiden AS, seandainya Trump yg menang & menyetir Amerika Serikat, harga emas bakal terdorong naik sebab kebijakannya dapat melemahkan ekonomi AS.

Georgette Boele, koordinator taktik forex & metal bernilai ABN Amro di dalam laporan risetnya mengemukakan bahwa retorika dari Trump bersama aksi kebijakannya yg kemungkinan berlangsung paling tak dapat membuat ketidak pastian domestik & internasional & yg sangat buruk bakal berlangsung kekacauan.

Kitco News dalam interviewnya dgn Echobay managing partner Vince Lanci kepada bln April 2016, mencatat, “Trump dapat membelanjakan uangnya seperti pelaut yg mabuk….tapi dirinya tak bakal menang.”

Equity World – Trump memberikan keadaan yg baik untuk emas kalau ia sanggup menang

Jika seandainya konsep belanja buat menciptakan Amerika kembali ke “greatness” nya dapat terealisir.

Echobay meneruskan,”Trump terhadap intinya ialah satu orang builder/contractor & beliau bakal membelanjakan duit utk infrastruktur seperti seseorang pelaut yg mabuk. Beliau bakal coba melintasi paket stimulus yg menciptakan FDR tampak seperti tiada apa-apanya. Bayangkan memberikan Treasury ke Developer Real Esate…..cuma langit yg bakal jadi limitnya. “

Terkecuali baik untuk harga emas atau metal bernilai yang lain, kemenangan Trump bakal

Menurunkan Harga Saham : S&P turun 3%, MSCI turun 10%

Menciptakan dollar AS menguat

Melemahkan Obligasi : target 10 thn segede 1.75 jadi 2.00% & target 30 th se gede 2.60 jadi 2.75%

Mendekati ketetapan suku bunga BOJ & Fed, perdagangan bursa saham AS hri ke-2 minggu ini ditutup menguat. Indeks Dow Jones naik 0,05 %

kepada 18,129.96, bersama kenaikan teratas saham Merck. Indeks S dan P 500 naik 0,03 prosen kepada 2,139.76, dgn kenaikan teratas bidang

perawatan kesehatan & Nasdaq menguat 0,12 prosen ke 5,241.35.

Equity World: Bursa Asia pagi ini di buka mixed oleh keragu-raguan pasar apakah BOJ dapat memangkas kembali suku bunganya pagi ini.

Terpantau Indeks Nikkei -0.21% terhadap 16458.13. Indeks ASX 200 +0.40% kepada 5324.80. Indeks Kospi +0.03% terhadap 2026.29.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS kepada akhir perdagangan dinihari tadi tadi naik 0,7 % di 43,31 dolar per barel merespon komentar OPEC bahwa kesepakatan pembekuan produksi bisa saja sanggup bersi kukuh lebih lama dari yg di inginkan. Utk harga minyak mentah terhadap perdagangan seterusnya menunggu ketentuan suku bunga Fed.

Sedangkan harga emas terhadap perdagangan dinihari tadi berhenti naik 0,1 prosen kepada $ 1,314.92 per troy ons, terdukung pudarnya angan-angan kenaikan suku bunga menjelang jumpa dua hri Federal Reserve AS di mana investor memperkirakan suku bunga AS tak beralih.Perdagangan hri ini kembali emas bakal naik kembali jikalau Fed tak mengubah suku bunganya

Dari pasar valas, Dollar AS cuma menguat pada kurs kawasan Eropa & pagi ini terpantau melemah pada seluruh rivalnya oleh keraguan pasar dapat ketentuan Fed tengah malam kelak.
EURUSD -0.05%1.1153
GBPUSD 0.37%1.2995
USDJPY 0.00% 101.6800

Dari pasar aset Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kepada akhir perdagangan Selasa sore (20/09) mogok turun 0,4 % terhadap 5302,49 oleh tekanan menjual asing pasca kehati-hatian investor mencermati hasil jumpa The Fed & BOJ nantinya. Dengan Cara teknikal pergerakan IHSG buat perdagangan setelah itu, diperkirakan dapat ada di kisaran support 5274-5288 & resisten 5326-5350. Saham-saham yg menarik utk dicermati hri ini : BBTN, MPPA, LSIP & SMGR.

Data indikator ekonomi yg butuh dicermati hri ini merupakan ketetapan suku bunga BOJ & pula suku bunga Fed.