Equity World Futures – Memulai perdagangan saham di bursa Tiongkok Rabu (20/07), Indeks Shanghai bergerak lemah, waktu ini terpantau turun -4,24 poin atau -0,14 % terhadap 3032.36. Pelemahan Indeks Shanghai terpicu kekuatiran pelemahan ekonomi Tiongkok, khusunya kekuatiran pelemahan Yuan yg diperkirakan dapat konsisten berlanjut.

Yuan Tiongkok mencapai titik terendah lima setengah thn baru kepada Senin dikarenakan bank sentral menetapkan suku bunga acuan kepada level terendah sejak Oktober 2010.

Penurunan yuan datang bersama data terakhir terhadap lonjakan pertumbuhan credit & pelarian bekal membayangi angka yg menunjukkan lebih baik dari perkiraan pertumbuhan ekonomi buat kuartal ke-2.

Terhadap Senin pagi, yuan onshore di Shanghai kepada satu step disusutkan ke 6,6955 per dollar, level terlemah sejak September 2010. Ini berlangsung sesudah Bank Rakyat China menetapkan tingkat referensi yuan terhadap 6,6961 kepada dollar AS, turun 156 basis poin atau 0,23 % dari penetapan Jumat, jelang level terendah dalam enam thn.

Di pasar mata duit yuan offshore, perkiraan meluas bahwa mata duit yuan bakal terdepresiasi hingga ada titik balik dalam lingkungan usaha global. Tetapi jadi pertanyaan, seberapa segera & seberapa tidak sedikit yuan dapat jatuh pada dollar?

Para Ekonom memprediksi yuan dapat mengalami penurunan lebih lanjut

Ekonom menawari skenario yg tidak sama. Tetapi tidak sedikit condong setuju, seperti laporan Bloomberg baru-baru ini mencerminkan, bahwa pemerintah pusat tak bakal membiarkan tingkat jatuh dibawah 7 sampai 1 di paruh ke-2 thn ini.

Analyst Equity World Research Center memperkirakan kepada perdagangan setelah itu indeks Shanghai bergerak lemah tertekan kekuatiran pelemahan ekonomi Tiongkok. Indeksbakal bergerak terhadap kisaran Support menembus level 2941-2843 & kalau harga menguat dapat cobalah menembus level Resistance kepada 3113-3210.