Equity world Futures – Bursa Saham AS ditutup mixed kepada akhir perdagangan Kamis dinihari tadi sesudah ketetapan The Fed & laporan laba yg mixed, di mana kenaikan saham Apple mengimbangi penurunan saham Coca-Cola. Indeks pun tertekan pelemahan harga minyak mentah.

Seperti yg di harapkan, Federal Reserve mempertahankan suku bunga tak beralih dalam pendapat yg dirilis di sore hri. Produsen kebijakan mencatat pasar tenaga kerja sudah “memperkuat” & bahwa “risiko jangka pendek buat prospek ekonomi sudah menyusut.”

Indeks Dow Jones Industrial Average & S dan P 500 ditutup sedikit lebih rendah.

Indeks Nasdaq mengungguli, dibantu oleh keuntungan di Apple. Saham ditutup 6,5 % lebih tinggi, hri paling baik sejak April 2014 sesudah melaporkan tambah baik dari perkiraan laba. Perusahaan serta memberikan proyeksi pendapatan kuartal yg kuat & mencatatkan pengiriman IPhone & IPad di atas perkiraan.

Indeks Dow Jones Industrial Average berhenti lebih kurang 1,5 poin lebih rendah, dgn McDonald mempunyai efek negatif paling besar, diikuti oleh Coca-Cola & Travelers Cos. Apple mempunyai resiko positif paling besar.

Coca-Cola ditutup 3,3 prosen lebih rendah sesudah melesetnya pendapatan & memotong perkiraan pendapatan organik buat thn ini. Produsen minuman mencatat tekanan internasional lebih parah daripada yg diantisipasi, & lingkungan ekonomi makro yg memburuk di kuartal ini. Perusahaan benar-benar menonton kenaikan 3 % pendapatan organik, dibantu oleh harga yg tambah baik.

Penurunan saham Molson Coors & Coca-Cola paling menekan di bagian customer staples, yg ditutup nyaris 1,5 % lebih rendah utk memimpin saham yg turun terhadap indeks S dan P 500. Bidang tehnologi kabar ditutup nyaris 0,8 % lebih tinggi buat memimpin kenaikan di S dan P 500.

Harga minyak mentah berjangka AS turun $ 1,00, atau 2,33 %, terhadap $ 41,92 per barel sesudah EIA melaporkan peningkatan persediaan minyak mentah dari 1,7 juta barel. Bidang energi ditutup 1 prosen lebih rendah.

Yen terakhir diperdagangkan di dekat ¥ 105,2 kepada greenback, sementara euro berada di dekat $ 1,106 & sterling jelang $ 1,32.

Indeks dollar AS ialah kurang lebih sepertiga prosen lebih rendah sesudah awalnya naik sesudah pengumuman Fed.

Penurunan indeks dollar AS “mungkin terkait bersama kebenaran orang-orang memperkirakan sinyal kuat buat kenaikan suku bunga September kembali di atas meja & mereka tak meraih satu yg amat kuat,” kata Andres Jaime, FX global & tarif taktik di Barclays. Ia memperkirakan indikasi buat mendaki September akan datang di opini dijadwalkan Ketua Fed Janet Yellen kepada konferensi Bank Sentral 26 Agustus di Jackson Hole, Wyoming.

Dalam informasi laba yang lain, saham Boeing ditutup 0,8 % lebih tinggi. Perusahaan membukukan kerugian lebih mungil dari perkiraan buat kuartal ke-2 & memangkas proyeksi setahun penuh, lantaran anggaran yg pada awal mulanya diumumkan dari acara pesawat tanker 787, 747 & KC-46. Pendapatan mengalahkan perkiraan, & sementara Boeing memangkas proyeksi setahun penuh ke Rek. utk anggaran mereka, perkiraan diatas perkiraan Street. Laba rugi Triwulanan yaitu yg perdana dalam nyaris tujuh thn, kata Reuters.

Comcast, membukukan laba yg mengalahkan terhadap ke-2 bidang atas & garis bawah, & melaporkan peningkatan 3 % pendapatan per pelanggan kabel lebih dari setahun yg dulu. Perusahaan pun menyaksikan hasil yg baik buat business internet & video. Saham ditutup 1,1 % lebih tinggi.

Saham Anthem ditutup 2,7 % lebih rendah sesudah melaporkan laba kuartalan yg mengalahkan kepada ke-2 sektor atas & garis bawah. Asuransi kesehatan ini mengemukakan masihlah berkomitmen utk menyelesaikan akuisisi yg direncanakan dari Cigna walaupun gugatan Departemen Kehakiman bertujuan menghalangi kesepakatan.

Saham perusahaan bioteknologi Kadmon ditutup nyaris 20 % lebih rendah dalam kiprah IPO buat hri pembukaan paling buruk 2016 utk IPO lebih dari $ 100 juta dalam kapitalisasi pasar.

Dalam informasi ekonomi, dengan cara total pesanan buat pesanan barang tahan lama turun 4,0 % kepada Juni. Pesanan barang non-pertahanan ibukota tak termasuk juga pesawat meningkat 0,2 % bln dulu, kata Reuters.

Penjualan hunian yg tertahan naik jauh lebih sedikit dari yg diperkirakan 0,2 prosen kepada Juni.

Treasury yields diselenggarakan lebih rendah, bersama yield 2-tahun kira kira 0,72 % & yield 10-tahun di dekat 1,51 prosen. Pasca menetap, emas mencapai nyaris paling atas dua pekan di $ 1,341.80 per ons. Indeks mutlak ditutup dekat level dari sebelum merilis opini Fed.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 1,58 poin lebih rendah, atau 0,01 %, di 18,472.17, bersama penurunan paling tinggi saham Coca-Cola & saham Apple yg naik paling tinggi.

Indeks S dan P 500 ditutup 2,6 poin lebih rendah, atau 0,12 %, terhadap 2,166.58, bersama bidang pembeli memimpin enam bagian yg lebih rendah & bidang technologi berita terpandai atas.

Indeks Nasdaq ditutup naik 29,76 poin, atau 0,58 %, kepada 5,139.81, bersama IShares Nasdaq Bioteknologi ETF (IBB) ditutup 2,4 prosen lebih tinggi.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa bakal mencermati launcing data Jobless Claim tengah malam kelak yg diindikasikan meningkat. Bila terealisir bakalmenekan bursa Wall Street. Tapi bakal dicermati serta pergerakan harga minyak mentah & laporan laba emiten yg bakal mepengaruhi pergerakan bursa Wall Street.