Equity World Futures – Bursa Eropa selesai mixed dalam akhir perdagangan Senin tengah malam dgn setimen positif reli di saham ARM sesudah Softbank ajukan penawaran $ 32 miliar buatraksasa semikonduktor, tapi kekuatiran geopolitik global konsisten menambah tekanan ke wilayah Eropa tersebut.

Indeks Pan-Eropa STOXX 600 ditutup di wilayah positif, berhenti naik 0,2 %.

Indeks FTSE berhenti terhadap posisi 6.695,42, naik 26,18 poin atau 0,39%

Indeks DAX mogok terhadap posisi 10.063,13, turun -3,77 poin atau -0,04%

Indeks CAC berhenti terhadap posisi 4.357,74, turun -14,77 poin atau -0,34%

Indeks IBEX 35 berhenti kepada posisi 8.524,40, turun -6,60 poin atau -0,08%

Softbank mengumumkan terhadap Senin bahwa mereka dapat membayar £ 17 per saham buat ARM Holdings, premi 43 % terhadap harga penutupan Jumat, dalam suatukesepakatan all tunai. Saham ARM rally lebih dari 46 prosen, sebelum menutup lebih kurang 40,9 prosen. Pembuat chip yang lain termasuk juga Dialog Semiconductor &Austria Microsystems seluruhnya selesai lebih tinggi, penutupan di atas 4,5 % masing-masing.

Investor pun mencerna keadaan geopolitik sebab sekian banyak stabilitas kembali ke tenggara Eropa sesudah kudeta yg tidak berhasil pada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kepada Jumat.

Turki lakukan perbuatan keras pada suporter kudeta terhadap hri Pekan, membawa jumlah orang yg dibekuk dalam angkatan bersenjata & peradilan seputar 6.000, Reuters melaporkan. Kerusuhan di Turki menambah tekanan ke saham seperti Thomas Cook & TUI, yg keduanya mogok dalam zona merah saham perjalanan.

Dalam info yang lain, Perancis mulai sejak hri ke-3 berkabung terhadap hri Senin utk korban serangan Bastille Day di Nice yg menewaskan 84 orang.

Ketegangan pun berjalan di AS sesudah tiga Pegawai polisi ditembak mati di Baton Rouge oleh satu orang cowok bersenjata dalam serangan penyergapan kepada hriPekan.

Pasar global, bagaimanapun, coba mengusir kekhawatiran geopolitik, dgn pasar Asia menutup sebahagian agung lebih tinggi, & saham AS diperdagangkan lebih tinggisebab investor mencerna periode pendapatan. Di lokasi lain, Bank Sentral Eropa menerbitkan list mula-mula dari pembelian obligasi korporasi kepada hri Senin.

Dalam kabar saham individu, Kredit Suisse memangkas prospek kepada Glencore dari “outperform” jadi “netral” namun menaikkan target harga buat saham dgn dgn Anglo American, Rio Tinto & BHP Billiton. Seluruhnya saham tersebut ditutup di teritori negatif, bersama pengecualian dari Glencore, yg pulih, utk menutup 0,2 %.

Sementara itu, harga minyak turun lebih dari 2 % kepada perdagangan akhir di London, dgn Brent & AS mentah melayang kira kira $ 46,76 & $ 45,11 masing-masing, di penutupan Eropa. Harga berada dibawah tekanan sebab meningkatnya persediaan bahan bakar kasar & halus memicu kekhawatiran atas peningkatan kekenyangan lain di pasar.

Sementara sebahagian akbar saham energi ditutup lebih rendah, SBM Offshore melonjak 15,3 prosen sesudah perusahaan minyak mengumumkan akhir minggu dulu bahwa mereka sudah menandatangani kesepakatan keringanan hukuman bersama pemerintah Brasil & Petrobras.

Di area lain, bank-bank jadi konsentrasi. Banca Monte dei Paschi di Siena ditutup nyaris 2 prosen turun sesudah Moody `s menurunkan peringkat bank subordinasi &diperkirakan kekurangan aset 2-5 miliar euro kepada pemberi pinjeman Italia bermasalah.

Spanyol BBVA berhenti 2,8 % turun sesudah Kredit Suisse menurunkan target harga utk saham. kudeta tidak berhasil di Turki serta melanjutkan tekanan utk pemberipinjeman Spanyol, dgn BBVA mempunyai dekat bersama 40 prosen saham di bank Turki Garanti, menurut Reuters.

Ericsson serta konsentrasi terhadap Senin, sesudah produsen peralatan telekomunikasi membantah lakukan kesalahan sesudah suatu laporan surat info Svenska Dagbladet. Menurut laporan tersebut, perusahaan Swedia mengeluarkan opini, menyampaikan bahwa “klaim bahwa Ericsson dgn trik yg salah sudah melaporkan laba dalam akuntansi yakni tak benar”. Saham ditutup lebih dari 3 prosen ke bawah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Eropa dapat bergerak positif mengikuti penguatan bursa Wall Street & bakal mencermati data ekonomi zona Eropa hriini .