Equity world futures – Bursa Saham AS berhenti mixed terhadap akhir perdagangan hri Rabu di AS terbantu kenaikan indeks Dow Jones teratas sepanjang peristiwa mengimbangi sentimen negatif pelemahan minyak mentah AS.

Equity world future, equityworld futures, Equity world, Equityworld, pt equityworld, pt equity world, Emas, Hangseng, Nikkei, Dow Jones

Equity world future, equityworld futures, Equity world, Equityworld, pt equityworld, pt equity world, Emas, Hangseng, Nikkei, Dow Jones


Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup kira kira 24 poin lebih tinggi, ini adalah teratas di seluruh saat, & membukukan kemenangan beruntun empat hri.

Minyak jatuh hri Rabu, dgn minyak mentah AS menetap di level terendah dua bln $ 44,75 per barel. Data persediaan minyak mentah mingguan AS membebani minyak mentah, yg menunjukkan persediaan minyak mentah turun 2,54 juta minggu dulu di bawah perkiraan, pun membangun 1,2 juta barel bensin.

Indeks S dan P 500 mencapai teratas intraday sepanjang musim, dengan bersama Dow lama sesudah pembukaan, & ditutup nyaris diatas garis datar.

Indeks komposit Nasdaq tertinggal, menutup seputar 17 poin lebih rendah.

Indeks Dow & S dan P ditutup di rekor teratas kepada Selasa, dikarenakan meredanya kekhawatiran lebih kurang Brexit & prospek stimulus ekonomi lebih lanjut di Jepang meningkat. Indeks komposit Nasdaq, sementara itu, ditutup di wilayah positif utk paling tinggi 2016 kepada hri Selasa.

Laba masa resmi dimulai Senin, bersama Alcoa membukukan tambah baik dari perkiraan hasil terhadap ke-2 sektor atas & garis bawah. Terhadap hri Kamis & Jumat, raksasa keuangan BlackRock, JPMorgan Chase, Citigroup & Wells Fargo dapat melaporkan hasil kuartalan mereka.

Federal Reserve launcing edisi teranyar dari Beige Book, yg menyampaikan gerakan ekonomi di sebahagian agung wilayah meningkat terhadap kecepatan yg moderat.

Dalam merilis data ekonomi, harga impor AS buat Juni naik 0,2 %, meleset dari perkiraan, sementara harga ekspor naik 0,8 prosen.

Presiden Fed Dallas Robert Kaplan mengemukakan Rabu pagi dirinya memperkirakan pertumbuhan PDB di AS melambat, menyambung bank sentral “sangat sensitif” utk kebolehan dollar.

Kepada hri Selasa, Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari menyampaikan bank sentral AS tak boleh terburu-buru buat menaikkan suku bunga.

Hasil AS Treasury diperdagangkan lebih rendah, dgn yield 10-tahun yield dekat 1,46 % & yield dua thn dekat 0,66 prosen.

Dollar diperdagangkan seputar 0,2 prosen lebih rendah kepada sekeranjang mata duit, dgn euro memegang dekat $ 1,11 & yen kurang lebih 104,3. Pound diperdagangkan lebih rendah, dekat $ 1,32, terhadap hri terakhir David Cameron sbg mula-mula menteri Inggris itu.

Ekuitas Eropa diperdagangkan sedikit lebih rendah kepada Rabu, dgn Stoxx indeks Eropa pan-600 tergelincir kurang lebih 0,1 %. Saham Asia menguat dengan cara luas, bersama Nikkei 225 mendapati seputar 0,8 prosen.

Indeks Dow Jones Industrial Average diperdagangkan naik 29 poin, atau 0,14 %, kepada 18.373, bersama kenaikan teratas saham Microsoft & saham Home Depot penurun paling besar.

Indeks S dan P 500 datar, naik tidak tebal 0,29 poin atau 0,01 prosen, terhadap 2.152,43, bersama bagian utilitas memimpin tujuh bagian yg lebih tinggi & bagian energi tertinggal paling besar.

Indeks Nasdaq turun 8 poin, atau 0,17 %, ke 5.014.

Tengah Malam kelak dapat dirilis data Jobless Claim yg diindikasikan meningkat, & data PPI yg diindikasikan menurun. Jikalau terealisir bakal melemahkan bursa AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street bakal melemah seandainya data ekonomi terealisir negatif. Tetapi dapat dicermati pergerakan harga minyak yg serta mempengaruhi pergerakan bursa Wall Street.

Indeks S dan P 500 mencapai teratas intraday sepanjang periode, dengan dgn Dow lama sesudah pembukaan, & ditutup nyaris diatas garis datar.

Indeks komposit Nasdaq tertinggal, menutup kira kira 17 poin lebih rendah.

Indeks Dow & S dan P ditutup di rekor teratas kepada Selasa, sebab meredanya kekhawatiran lebih kurang Brexit & prospek stimulus ekonomi lebih lanjut di Jepang meningkat. Indeks komposit Nasdaq, sementara itu, ditutup di wilayah positif utk paling tinggi 2016 kepada hri Selasa.

Laba masa resmi dimulai Senin, bersama Alcoa membukukan tambah baik dari perkiraan hasil terhadap ke-2 sektor atas & garis bawah. Terhadap hri Kamis & Jumat, raksasa keuangan BlackRock, JPMorgan Chase, Citigroup & Wells Fargo dapat melaporkan hasil kuartalan mereka.

Federal Reserve rilis edisi paling baru dari Beige Book, yg mengemukakan kegiatan ekonomi di sebahagian akbar wilayah meningkat kepada kecepatan yg moderat.

Dalam launcing data ekonomi, harga impor AS buat Juni naik 0,2 prosen, meleset dari perkiraan, sementara harga ekspor naik 0,8 prosen.

Presiden Fed Dallas Robert Kaplan mengemukakan Rabu pagi dirinya memperkirakan pertumbuhan PDB di AS melambat, menyambung bank sentral “sangat sensitif” utk kebolehan dollar.

Kepada hri Selasa, Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari menyampaikan bank sentral AS tak boleh terburu-buru utk menaikkan suku bunga.

Hasil AS Treasury diperdagangkan lebih rendah, bersama yield 10-tahun yield dekat 1,46 prosen & yield dua th dekat 0,66 %.

Dollar diperdagangkan kira kira 0,2 % lebih rendah pada sekeranjang mata duit, dgn euro memegang dekat $ 1,11 & yen seputar 104,3. Pound diperdagangkan lebih rendah, dekat $ 1,32, terhadap hri terakhir David Cameron yang merupakan pertama menteri Inggris itu.

Ekuitas Eropa diperdagangkan sedikit lebih rendah kepada Rabu, bersama Stoxx indeks Eropa pan-600 tergelincir seputar 0,1 %. Saham Asia menguat dengan cara luas, dgn Nikkei 225 mendapati lebih kurang 0,8 prosen.

Indeks Dow Jones Industrial Average diperdagangkan naik 29 poin, atau 0,14 prosen, terhadap 18.373, dgn kenaikan paling tinggi saham Microsoft & saham Home Depot penurun paling besar.

Indeks S dan P 500 datar, naik tidak tebal 0,29 poin atau 0,01 %, kepada 2.152,43, bersama bidang utilitas memimpin tujuh bagian yg lebih tinggi & bagian energi tertinggal paling besar.

Indeks Nasdaq turun 8 poin, atau 0,17 %, ke 5.014.

Tengah Malam kelak dapat dirilis data Jobless Claim yg diindikasikan meningkat, & data PPI yg diindikasikan menurun. Seandainya terealisir bakal melemahkan bursa AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street dapat melemah apabila data ekonomi terealisir negatif. Tetapi dapat dicermati pergerakan harga minyak yg pun mempengaruhi pergerakan bursa Wall Street.