Equity World-Harga Emas rebound tidak tebal dari dekat lima minggu terendah sebab dollar AS mengurangi keuntungannya terhadap akhir perdagangan Selasa dinihari, mengabaikan tekanan pada awal mulanya oleh komentar petinggi atas Federal Reserve AS yg menguatkan spekulasi bahwa suku bunga AS bakal naik lebih serentak.

Berkata terhadap jumpa gubernur bank sentral terkemuka di Jackson Hole, Wyoming, Ketua Fed Janet Yellen mengemukakan terhadap hri Jumat bahwa peningkatan ekonomi sudah mendorong peluang buat kenaikan suku bunga berikutnya, sementara Wakil Ketua The Fed Stanley Fischer mengemukakan bank sentral AS tetap di jurusan utk mengangkat suku bunga th ini.

Media FedWatch CME Grup menunjukkan harga pasar di lebih dari peluang 30 prosen kenaikan terhadap bln September, naik dari 18 prosen sebelum Yellen & wakilnya Fischer berkata.

Harga emas Spot menyentuh level terendah sejak 26 Juli di $ 1,314.70, & naik 0,13 % terhadap $ 1,322.55 per ons, sesudah jatuh sewaktu enam sesi berturut-turut terakhir.

Sedangkan harga emas berjangka AS buat pengiriman Desember ditutup naik 0,09 % terhadap $ 1,327.10.

“Harga logam mulia tetap masih dibawah tekanan dari kenaikan suku bunga yg kuat tetapi lemahnya dollar AS yg berikan mereka tanda kehidupan yg baru buat ketika ini,” kata Miguel Perez-Santalla, wakil presiden Heraeus Logam Management di New York.

Volatilitas emas konsisten melacak fluktuasi dollar. Mata duit AS mengurangi keuntungan sesudah Yellen tak memberikan indikasi bahwa kenaikan suku bunga telah dekat, tetapi rebound sebab para pedagang menilai ulang kata-katanya, & sesudah Fischer bicara.

“Kelemahan harga emas barangkali dapat diperpanjang tatkala pekan ke depan, & kami memperkirakan emas buat tetap meluncur ke $ 1.270 & di bawahnya,” Pradeep Unni, kepala perdagangan & penelitian di Richcomm Global Services, menyebut.

Manajer hedge fund & keuangan meningkatkan posisi net long mereka di kontrak emas COMEX dalam seminggu hingga 23 Agustus, data Commodity Futures Trading Commission AS menunjukkan terhadap Jumat.

Perak naik 1,13 % terhadap $ 18,82 per ons, sesudah diawal mulanya menyentuh terendah dalam lebih dari delapan pekan di $ 18,36 per ounce.
Platinum, naik 0,4 % terhadap $ 1.072, sementara paladium naik 1,45 % terhadap $ 695,47.

Analyst equity Research Center memperkirakan harga emas masihlah berpotensi lemah dgn menguatnya perkiraaan kenaikan suku bunga AS & penguatan bursa Wall Street. Harga emas diperkirakan menembus kisaran Support $ 1,320-$ 1,318, & jikalau harga naik dapat menembus kisaran Resistance $ 1,324-$ 1,326.