Equity World – Bursa Saham AS ditutup melemah kepada perdagangan volume ringan kepada akhir perdagangan Selasa dinihari, bersama saham energi tertinggal sebab harga minyak pernah mencapai terendah dalam nyaris tiga bln.

Harga minyak mentah berjangka AS ditutup turun di $ 43,13, turun $ 1,06 atau 2,40 %, ditimbang oleh kekhawatiran berkaitan kelebihan pasokan. Diawal Mulanya, WTI pernah jatuh di bawah $ 43 per barel buat mencapai terendah sejak akhir April.

Data Genscape menunjuk kenaikan persediaan dari 1,1 juta barel di pusat pengiriman Cushing, Oklahoma buat minyak mentah berjangka AS terhadap pekan sampai 22 Juli, Reuters menyampaikan.

Bidang Energi ditutup nyaris 2 prosen lebih rendah yang merupakan penurunan bidang S dan P 500 yg paling besar.

Saham Chevron turun nyaris 2,5 prosen, Exxon Mobil ditutup 1,9 % lebih rendah & UnitedHealth kehilangan nyaris 1,4 % utk resiko negatif paling besar kepada Dow Jones Industrial Average. Indeks ditutup kurang lebih 77 poin lebih rendah sesudah pernah jatuh lebih dari 100 poin. Dow naik 3,1 % utk bln sejauh ini.

Bidang costumer discretionary yaitu satu-satunya bagian positif dalam S dan P, dibantu oleh keuntungan di saham ritel. SPDR S dan P Retail ETF (XRT) ditutup 1 prosen lebih tinggi, bersama Outerwall meraih lebih dari 11 % & Nordstrom naik 4,6 prosen.

Redbox pemilik Outerwall mengumumkan bakal dibeli se gede $ 1,6 milyar dana yg dikelola oleh Apollo Manajemen Global.

Indeks komposit Nasdaq ditutup sedikit lebih rendah, dibantu oleh keuntungan di Gilead Sciences.

Saham Apple mempunyai efek negatif paling besar terhadap Nasdaq 100 sbg saham ditutup lebih dari 1 prosen lebih rendah buat hri ke3 berturut-turut menurun. BGC menurunkan saham utk “menjual” dari “hold” & pun menurunkan target harga berdasarkan terhadap angan-angan bahwa lebih sedikit dari perkiraan pelanggan dapat meng-upgrade ke IPhone berikutnya. Broker serta mengutip tantangan Apple dalam meluncurkan produk-produk non-smartphone.

Produsen IPhone dijadwalkan bakal melaporkan laba Selasa sesudah penutupan. 3M, Caterpillar, DuPont, McDonald, United Technologies & Verizon membukukan hasil laba menjelang pembukaan.

Hasil Treasury yg lebih tinggi, dgn yield 10-tahun di dekat 1,57 prosen. Yield 2 thn yield lebih tinggi di dekat 0,74 % sesudah Departemen Keuangan melelang $ 26 miliar surat utang 2-tahun bersama hasil yg tinggi dari 0,760 prosen. Rasio bid-to-cover, indikator permintaan, ialah 2,52, jauh dibawah kebanyakan baru-baru 2.96.

Federal Reserve AS dijadwalkan utk melaksanakan jumpa dua hri jumpa mulai sejak Rabu sore. Sementara bank sentral rata-rata tak di inginkan utk menaikkan suku, indikasi dalam opini di dikala kenaikan berikutnya bakal jadi kunci.

Ketetapan kebijakan moneter Bank of Japan diperkirakan Kamis tengah malam. Pedagang bakal mencermati akomodasi lebih lanjut & reaksi dari dolar-yen.

Indeks dollar AS itu sedikit lebih rendah sesudah terhadap Jumat membukukan kemenangan beruntun lima pekan perdana sejak Januari. Euro berada di dekat $ 1,099 & yen dekat ¥ 105,8 kepada greenback. Pound sterling dekat $ 1,31.

ga ada data ekonomi mutlak kepada Senin. Dallas Fed indeks manufaktur meningkat dari bln Juni negatif 18,3 jadi minus 1,3 terhadap bln Juli. PDB kuartal ke-2 & data perumahan di antara laporan penting selanjutnya dalam seminggu.

Dalam informasi perusahaan, Verizon mengumumkan Senin berencana mengakuisisi Yahoo se gede $ 4,8 miliar terhadap kas.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 77,79 poin, atau 0,42 %, di 18,493.06, dgn penurunan paling atas saham Chevron & saham Nike yg naik terkemuka.

Indeks S dan P 500 ditutup 6,55 poin lebih rendah, atau 0,30 %, terhadap 2,168.48, bersama bidang energi memimpin sembilan bidang yg lebih rendah & bidang customer diskresioner yg positif.

Indeks Nasdaq ditutup 2,53 poin lebih rendah, atau 0,05 %, terhadap 5,097.63.

Tengah Malam kelak dapat dirilis data New Home Sales Juni yg diindikasikan meningkat.

Analyst Eqity world Research Center memperkirakan bursa Wall Street berpotensi bergerak positif dgn data ekonomi AS yg mantap. Tapi Tetapi butuh dicermati pergerakan harga minyak mentah & laporan laba emiten yg serta memberikan pengaruh bagi bursa AS.