Equity worldHarga Emas Naik Setelah Data NFP Lemah; Mingguan Anjlok 5 Persen
Harga emas naik tidak tebal buat akhir perdagangan akhir minggu hri Sabtu dinihari, bersama penurunan data non-farm payrolls AS, namun terus di jurusan bagi meluncur nyaris 5 % pekan ini sesudah lonjakan dollar ke paling atas 2,5 bulan.

Harga emas spot naik 0,19 % terhadap $ 1,256.08 per ONS, sementara harga emas berjangka emas pada pengiriman Desember ditutup turun 1,1 prosen terhadap $ 1,251.90 per ons. Emas sudah jatuh bagi delapan sesi terakhir berturut-turut.

Indeks dollar melemah sesudah data non farm payrolls AS September menurun ke 156.000 di bandingkan produk bln diawal mulanya 167.000.

Laporan kerja diperkirakan memperlihatkan payrolls naik 175.000 pekerjaan bln dulu, menurut ekonom yg disurvei oleh Reuters. satu buah laporan yg kuat dapat mengembangkan taruhan bahwa bank sentral AS bersiap-siap kepada meningkatkan suku bonus guna bln Desember.

Emas amat sangat sensitif bagi peningkatan suku pemberian AS, yg menjunjung budget peluang memegang emas, sementara itu menerbangkan dolar.

Perak naik 0,2 prosen terhadap $ 17,31 per ons. Ini turun nyaris 10 % pekan ini, penurunan mingguan paling besar sejak April 2013. Platinum turun 0,1 % buat $ 962,24, sementara paladium 0,2 prosen lebih tinggi kepada $ 668,90.

Analyst Equity Research Center memperkirakan harga emas berpotensi menguat sesudah pelemahan dolar AS terpicu lemahnya data non farm payrolls AS. Harga emas diperkirakan bergerak dekat kisaran Resistance $ 1,258-$ 1,260, sebaliknya apabila harga turun dapat bergerak dekat kisaran Support $ 1,254-$ 1,252.