Equityworld Futures : Emas berjangka pada sesi Jumat (8/6) berakhir di tingkat terendah dalam hampir tiga bulan dan mengalami penurunan tiga minggu berturut-turut, setelah adanya lonjakan nonfarm payrolls bulan Mei yang lebih besar dari perkiraaan.

Emas untuk pengiriman Agustus di Comex turun $ 7,10 atau 0,6% untuk menetap di $ 1.168,10 per ons. Harga menetap di level terendah untuk kontrak teraktif sejak tanggal 18 Maret Untuk minggu ini dimana harga turun sekitar 1,8%.

Perak bulan Juli juga kehilangan 11,9 sen atau 0,7% ke $ 15,984 per ons. Harga turun sekitar 4,3% untuk minggu ini.

Departemen Perdagangan mengatakan bahwa perekonomian AS menambahkan 280.000 pekerjaan baru pada bulan Mei, dimana angka tersebut merupakan lonjakan terbesar sejak akhir 2014 dan jauh di atas perkiraan konsensus sebesar 210.000. Tingkat pengangguran naik tipis dari 5,4% menjadi 5,5%.

Keputusan Fed untuk mengetatkan kebijakan moneter dipandang merupakan bearish untuk emas. Secara terpisah, Presiden Federal Reserve New York, William Dudley, menegaskan pada hari Jumat bahwa Fed kemungkinan akan menaikkan suku bunga di beberapa titik tahun ini. Hal ini benar-benar menimbulkan ekspektasi bahwa Fed bisa menunggu sampai bulan September sebelum menaikkan benchmark Fed Funds Rate-nya. Pada hari Kamis, Dana Moneter Internasional menyarankan bahwa Fed harus menunggu sampai paruh pertama tahun 2016 untuk lift-off kecuali ekonomi AS membaik selama beberapa bulan ke depan.