Equityworld Futures : Emas berjangka berbalik lebih tinggi pada sesi Senin untuk merebut kembali posisi $ 1.200, setelah data menunjukkan bahwa penjualan rumah yang ada turun lebih dari yang diharapkan pada bulan Januari untuk memukul level terendah dalam sembilan bulan, meredam optimisme atas kesehatan pasar perumahan.

The National Association of Realtors mengatakan sebelumnya bahwa penjualan rumah yang ada turun 4,9% menjadi 4,82 juta unit bulan lalu dari 5,07 juta pada bulan Desember. Para analis telah memperkirakan penjualan rumah yang ada turun 0,8% menjadi 4,97 juta unit pada bulan Januari.

Emas telah berada di bawah tekanan dalam beberapa pekan terakhir di tengah harapan yang sedang berlangsung untuk Federal Reserve dalam memulai menaikkan suku bunga akhir tahun ini.

Ekspektasi untuk tingkat pinjaman yang lebih tinggi ke depannya dianggap bearish untuk emas, karena logam tersebut berjuang untuk bersaing dengan aset “yield-bearing” ketika harga sedang meningkat.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman April berada di level $ 3,80 atau 0,32%, untuk diperdagangkan pada $ 1.208,70.

Harga menyentuh sesi rendah $ 1.190,70 sebelumnya, tingkat yang tidak terlihat sejak 5 Januari.

Pada hari Jumat, emas turun $ 2,70, atau 0,22%, untuk menetap di $ 1.204,90. Emas kehilangan $ 22,60, atau 1,81%, pekan lalu, dimana hal ini merupakan penurunan mingguan keempat berturut-turut.

Berjangka kemungkinan besar akan mencari support di $ 1.177,80, dan resistance pada $ 1.215,30, dari 20 Februari.

Sementara itu, perak berjangka untuk pengiriman Maret melonjak 26,7 sen atau 1,64%, untuk diperdagangkan pada $ 16,58 per troy ons. Harga mencapai $ 16,11 pada hari sebelumnya.

Di tempat lain di Comex, tembaga untuk pengiriman Maret turun 0,9 sen atau 0,35%, untuk diperdagangkan pada $ 2,582 per pon.