Equityworld Futures : Perdagangan bursa komoditas logam mulia di hari Jumat(12/12), harga emas dan perak terpantau diperdagangkan lebih tinggi ketika ditutup melemah pada sesi sebelumnya akibat terjadinya pemulihan ekonomi di wilayah AS.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Februari diperdagangkan lebih tinggi 0.11% di level $1.226.90 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pagi ini, harga emas terpantau menyentuh level $1.225.90 untuk sesi terendah harian dan level $1.229.50 untuk sesi tertinggi harian.

Pada perak berjangka pengiriman Maret telah diperdagangkan lebih tinggi 0.02% di level $17.118 per troy ounce dengan terpantau menyentuh level $17.087 untuk sesi terendah harian dan level $17.148 untuk sesi tertinggi harian.

Harga emas dan perak di sesi sebelumnya terpantau alami pelemahan tajam ketika meningkatnya permintaan bagi dolar AS yang disebabkan oleh menguatnya kondisi ekonomi AS dan disertai oleh pernyataan Bank Sentral Australia yang siap memberikan stimulus tambahan dalam mendorong pertumbuhan ekonominya.

Tanda-tanda pemulihan ekonomi tersebut telah ditandai dengan sebuah laporan resmi dari Biro Sensus AS yang menyatakan bahwa penjualan ritel AS mengalami kenaikan sebesar 0.7% di bulan November, sedangkan untuk penjualan ritel inti telah alami kenaikan sebesar 0.5% di bulan November.

Sedangkan laporan terpisah lainnya yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS juga menunjukkan bahwa angka klaim pengangguran AS mengalami penurunan sebanyak 3.000, yang disesuaikan secara musiman menjadi 294.000 pada pekan yang berakhir 6 Desember.

Di Australia, salah satu anggota pejabat resmi Bank Sentral Australia mengatakan bahwa bank sentral tengah mempersiapkan kebijakan moneter yang baru di tahun 2015 mendatang.

Dalam wawancara terhadap John Edwards, anggota pejabat resmi Bank Sentral Australia tersebut membenarkan bahwa bank sentral kini diperkirakan akan menghadirkan kebijakan moneter yang akomodatif di tahun 2015 mendatang.

Sementara itu, laporan industri di wilayah Jepang dan Tiongkok hari ini tengah menjadi perhatian para pelaku pasar, dimana diduga akan memberikan pergerakan bagi harga emas. Apabila laporan hasil industri di wilayah Asia tersebut menunjukkan terjadinya peningkatan yang kuat, maka potensi bagi harga logam berjangka untuk mempersolid kenaikannya saat ini dapat terjadi. Begitupun sebaliknya, jika laporan ekonomi Asia hari ini menunjukkan pelemahan, maka dapat memberikan tekanan bagi harga logam untuk bergerak ke bawah.

Akan tetapi, apabila hasil menunjukkan beragam hasil maka harga emas dapat mengalami fluktuasi dalam waktu singkat.