Equityworld Futures Surabaya – Bursa saham Amerika Serikat , mayoritas ditutup lebih rendah pada Selasa 27 Oktober 2015, waktu New York, atau Rabu dini hari waktu Indonesia barat.

Pasar modal AS, berada dalam tekanan karena sentimen negatif pada data ekonomi AS yang mengecewakan.

Dilansir CNBC, indeks Nasdaq mencoba untuk berada di zona hijau, tetapi kemudian ditutup turun 0,09 persen, karena saham Apple anjlok lebih dari tiga persen.
Indeks Dow Jones juga berakhir lebih rendah 0,24 persen, karena saham IBM merosot oleh penyelidikan yang tengah berlangsung terhadap transaksi keuangan perusahaan.
Sementara itu, indeks S&P ditutup turun 0,26 persen karena saham-saham energi anjlok 1,16 persen, disebabkan oleh rendahnya harga minyak mentah.
Para investor kini menunggu pertemuan Bank Sentral AS (The Fed) yang akan digelar Rabu 28 Oktober 2015, waktu setempat.
The Fed diharapkan mempertahankan tingkat suku bunga acuannya. Meski begitu, masih ada peluang kenaikkan suku bunga pada Desember nanti.
“Saya rasa, ada tambahan bukti perlambatan ekonomi, dan itu berlawanan dengan ekspektasi investor,” kata Kepala investasi di BMO Private Bank, Jack Ablin. (asp)
sumber : http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/692362-data-ekonomi-lemah–bursa-as-ditutup-terkoreksi