Equityworld Futures :

Saham-saham di Eropa melompat merespon pernytaan dari Presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi yang mensinyalkan peluang penambahan stimulus pada tahun ini. Stimulus ini terkait program pelonggaran kuantitatif yaitu pembelian obligasi pemerintah sebesar 60 miliar Euro setiap bulannya sejak bulan Maret tahun lalu dengan tujuan untuk memacu pertumbuhan ekonomi di zona Euro.

Pada pertemuan sebelumnya di bulan Desember tahun lalu, Draghi menyatakan bahwa program pembelian aset dapat diperpanjang dari rencana awal hanya sampai bulan September tahun ini menjadi bulan Maret tahun depan atau lebih jika diperlukan. Tidak seperti reaksi pasar yang kecewa pada keputusan moneter bulan Desember, karena adanya harapan stimulus yang lebih besar, rencana ECB pada awal tahun ini direspon positif pasar saham dan sebaliknya menjatuhkan mata uang Euro.

Draghi memenuhi harapan investor akan adanya stimulus yang lebih banyak dari ECB setelah kekhawatiran perlambatan ekonomi China dan kemerosotan harga minyak memicu guncangan dalam pasar saham gobal dan memaksa indeks-indeks utama memasuki territorial bear market.

Dalam indeks DAX, Deutsche Bank menjadi saham dengan performa terburuk setelah bank terbesar Jerman tersebut memperingatkan adanya kerugian dan penurunan pendapatan selama kuartal keempat. Top advancer dalam indeks FTSE adalah perusahaan penerbit Pearson setelah mengungkap rencana penghematan untuk menggenjot laba.