Harga emas dunia kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu, waktu Amerika Serikat. Kenaikan ini disebabkan beberapa faktor.

Sebagaimana dilansir CNBC, Kamis, 2 September 2014, data perkembangan ekonomi Amerika Serikat yang mengecewakan diduga menjadi alasan utama nilai logam mulia ini naik. Para investor mencari safe-heaven untuk investasi mereka.

Kenaikan harga logam kuning ini juga dipengaruhi oleh melemahnya bursa global. Indeks acuan di Wallstreet mengalami penurunan tajam hingga satu persen pada penutupan perdagangan pada hari Rabu.

Hara emas Spot kembali mengalami kenaikan 0,5 persen ke US$1.215 per ounce setelah sebelumnya terjatuh di angka US$1.204,40 per ounce. Untuk emas pengiriman Desember di US gold future juga mengalami kenaikan US$4,90 per ounce menjadi US1.216,50 per ounce.

Sedangkan harga emas Comex untuk pengiriman Desember juga ikut naik US$3,90 per ounce menjadi US1.215,50 per ounce.

Pasar domestik

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini, Kamis, 2 Oktober 2014, stagnan.

Harga emas batangan Antam tetap dijual di harga Rp525.000. Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.480.000, ukuran 10 gram Rp4.910.000, ukuran 25 gram Rp12.200.000, ukuran 50 gram Rp24.350.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp48.650.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp121.500.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp242.800.000.

Harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga masih dipatok pada level Rp470.000 per gram.

© VIVA.co.id