Equityworld Futures :

– Bursa saham Hong Kong menguat pada hari Kamis meskipun adanya panic selling 

– Meskipun kekhawatiran baru ekonomi global, indeks Korea Selatan naik pada penutupan

– Indeks Nikkei di perdagangan Kamis ditutup turun

– Analisa Teknikal

 

 

Financeroll – Bursa saham Hong Kong menguat pada hari Kamis meskipun adanya panic selling di wilayah daratan.

Indeks Hang Seng naik 0,8% atau 143,38 poin untuk menetap di posisi 19,195.83, sementara China Enterprises Index naik 0,9% ke 8.028,58 poin.

Para pedagang mengatakan bahwa suntikan sebesar 80 miliar yuan ke pasar uang Tiongkok melalui perjanjian reverse repurchase oleh bank sentral negara itu membantu sentimen di kawasan Asia. Injeksi ini dimaksudkan untuk memenuhi lonjakan permintaan uang tunai menjelang liburan Tahun Baru Imlek China, yang dimulai 7 Februari mendatang.

Financeroll – Meskipun kekhawatiran baru ekonomi global, indeks Korea Selatan naik pada penutupan kemarin, Kamis (29/1).

Indeks harga saham gabungan KOSPI menambahkan 9.07 poin di level 1,906.94. Volume perdagangan adalah moderat 306.8 juta saham senilai 4.61 triliun won (US$ 4.15 miliar).

Sementara saham life insurance naik 11.51 persen menjadi 109,500 setelah beberapa media lokal melaporkan bahwa perusahaan asuransi tersebut akan membeli seluruh saham Samsung Electronics, namun Samsung Electronics turun 2,55 persen di 1,145,000 won, setelah melaporkan penurunan tajam dalam kuartal keempat keuntungan karena penurunan smartphone dan jualan chip. 

Financeroll – Indeks Nikkei di perdagangan Kamis (28/1) ditutup turun. Jelang dari keputusan kebijakan BoJ pada hari ini.

Indeks Nikkei 225 Stock Average ditutup turun 0,71% atau 122,47 poin ke level 17.041,451. Indeks Topix juga melemah 0,61% atau 8,60 poin ke level 1.392,10. Sementara Manajer Portofolio Tokio Marine & Nichido Fire Insurance Co di Tokyo, mengatakan ini hal yang sulit bagi Bank of Japan untuk mengambil posisi Yen diperdagangkan 119 per dolar.

Terlepas jika Fed ada kenaikan atau tidak pada bulan Maret, kesan saya adalah bahwa laju kenaikan suku bunga akan lebih lambat dari yang diharapkan.

 

Analisa Teknikal

Hangseng

hangseng 29 jan

Pada grafik perjam Hangseng membentuk pola candle dark cloud cover dengan RSI moderat dan stochastic meningkat sedangkan volume cenderung bergerak decrease menggambarkan bearish reversal dari Hangseng belum sepenuhnya mendapatkan dukungan pasar . Untuk selanjutnya jika Hangseng masih tertahan dibawah resisten  level 19297 maka ada peluang  Hangseng bisa tergelincir lagi dengan perkiraan harga retrace ke area 18753.

Saran transaksi : jual 19215, stop loss 19489, TP 18753

Support: 18967, 18785, 18530

Resisten: 19297, 19489, 19646

Kospi

kospi 29 jan

Pada grafik perjam  Kospi membentuk pola candle piercing line dengan RSI  moderat dan stochastic menurun sedangkan volume cenderung decrease mengindikasikan bullish reversal dari Kospi kurang didukung penuh oleh pasar. Untuk pergerakan hari ini apabila Kospi gagal break resisten level 231.70  maka ada kecenderungan  Kospi bisa bearish lagi dengan perkiraan harga tes support area 226.30.

Saran transaksi : jual 231.05, stop loss 232.05, TP 226.30.

Support : 229.10, 228.30, 226.30

Resisten: 231.70, 233.10, 234.20

Nikkei

Nikkei 29 jan

Pada grafik perjam  Nikkei membentuk pola candle hanging man dengan RSI  dan stochastic menurun sedangkan volume cenderung increase mengindikasikan bearish dari Nikkei  telah mendapatkan dukungan pasar dengan sukses menembus low bar sebelumnya. Untuk pergerakan selanjutnya apabila melihat pola seperti ini maka ada potensi  bearish Nikkei bisa melebar lagi  dengan perkiraan harga ke area 16535.

Saran transaksi : jual  17040, stop loss 17145, TP 16535.

Support : 16885, 16800, 16535

Resisten:17145, 17265, 17390