Equityworld Futures :

NIKKEI Terkuras 17%

Financeroll- NIKKEI kian terpuruk pada sesi transaksi hari Rabu (10/02/2016) kemarin, dan merupakan penurunan paling tajam dalam satu hari transaksi, yaitu sebesar 17% sejak awal tahun ini. Goyahnya kinerja NIKKEI tidak terlepas dari pengaruh penguatan yen, sekaligus mengindikasikan bahwa investor asing banyak menarik dana dari bursa Jepang.

Namun sebagian analis masih percaya bahwa kejatuhan NIKKEI belakangan ini, lebih didominasi oleh faktor dari luar, sehingga masih ada asa yang tinggi untuk reformasi pemerintahan, misalnya suku bunga negatif akan meningkatkan biaya memegang uang tunai, mendorong perusahaan untuk membeli kembali saham mereka, sebagimana dijelaskan oleh Naoki Kamiyaman dari Nikko Asset Management, sehingga akan menjadi peluang untuk menggairahkan lagi harapan di kalangan investor asing

Di sisi lain, Indeks S&P nyaris tidak bergerak di penutupan dan Dow Jones anjlok ke level 15.000. Laju penguatan di Wall Street pudar di penghujung perdagangan setelah Janet Yellen memberikan pernyataan di Kongres Amerika Serikat. Indeks Standard & Poor’s 500 ditutup turun 0,02% atau 0,35 poin ke level 1.851,86 pada penutupan perdagangan Rabu, sedangkan indeks Dow Jones berakhir melemah 0,62% atau 99,64 poin ke level 15.194,74.

Pernyataan Gubernur The Fed Janet Yellen tentang pengaruh penurunan tajam di pasar finansial terhadap ekonomi AS menghentikan reli di Wall Street yang sempat mendorong indeks S&P naik hingga 1,5% di perdagangan intraday. Yellen, di depan wakil rakyat Negeri Paman Sam, mengatakan perkembangan di pasar finansial bisa menurunkan proyeksi atas kinerja ekonomi dan pasar tenaga kerja di AS. “Kondisi finansial di AS belakangan ini semakin tidak mendukung bagi pertumbuhan.”

Pernyataan Yellen memicu spekulasi investor di pasar berjangka bahwa The Fed akan tidak akan menaikkan Fed Fund Rate pada tahun ini. Sebelum gejolak pasar di awal tahun, pasar berspekulasi akan ada 2–3 kali penaikan suku bunga pada 2016. “Yellen mengakui di pasar ada penurunan hampir 10% dan itu berdampak negatif terhadap pertumbuhan yang kemudian memperlambat momentum penaikan suku bunga,” kata Aneta Markowska dari Societe Generale di New York kepada Bloomberg

Para partisipan bursa saham, hari ini akan mencurahkan atensinya pada testimony Yellen seri kedua pada jam 22.00 WIB, yang akan diawali oleh rilisan data vital dari Washington, yaitu USD Unemployment Claims dengan estimasi 287 K dari 285 K.

Analisa Teknikal Indeks:

NIKKEI:

nikkei,11feb2016

Ekstensi bearish NIKKEI pada hari Kamis (11/02/2016) ini, berpotensi menjebol area 15300. Jika tembus memungkinkan NIKKEI terpuruk menuju support 15120. Support kritis 15037.Target optimal menjamah area 14700.

Perjuangan NIKKEI untuk menjejaki fase recovery akan menjumpai resistensi awal pada level 15525, lalu 15615. Resisten kuat pada level 15827. Resisten lanjutan 16128

Resisten : 15525; 15615; 15827

Support : 15300; 15120; 15037

Skenario Transaksi :

Buy di 15040, Stop loss di 14960, Target di 15240

Sell di 15525 , Stop loss di 15625, Target di 15325

Sell break pada level 15330 stop loss 15430 Target 15130

KOSPI :

kospi,11feb2016

Gap-opening menurun yang ditampilkan KOSPI pada hari Kamis (11/02/2016) ini, mengindikasikan reaksi negatif pasar nampak sporadis dan massif dengan target terdekat menjebol area 226.10. Penetrasi eksesif di bawah 226.00 memungkinkan KOSPI terperosok menuju support kritis, 223.90 kuat periode pendek pada level 232.64. Support kritis, 231.92

Upaya menata jejak recovery akan menjumpai resistensi awal pada level 229.53. Resisten kuat pada area 230.35. Resisten kritis, 231.92 hingga 233.09

Resisten : 229.53, 230.35; 231.92

Support : 226.10; 223.90; 232.64

Skenario Transaksi :

Buy di 223.90 Stop loss 223.00 Target 224.90

Sell di 229.50 Stop loss 230.50 Target 228.50

Sell break di level 226.00 stop loss 226.50 Target 225.00