Equityworld Futures :

Hari ini saham-saham Asia diperkirakan akan mempertahankan perolehan positif di sesi kemarin karena mata uang dan saham China menunjukkan tanda-tanda stabilitas. Demikian pula dengan harga minyak yang rebound dan data konsumsi AS yang solid membuat para investor harus berpikir sell-off yang terjadi pekan lalu adalah reaksi yang berlebihan.

Jepang Nikkei (spot N225) pagi ini tergelincir 1,0 persen setelah naik 7,2 persen pada hari Senin, kenaikan terbesar harian sejak 2008, pulih dari kemerosostan 12,88 persen di pekan lalu, penurunan terbesar sejak 2008. Saham di Jepang kemarin melonjak tajam karena investor memborong saham keuangan yang belum lama ini babak belur dan dipicu pula yen Jepang yang mulai menurun dari level terkuat terhadap dolar AS dalam lebih dari satu tahun. Melintasi Selat Korea, Kospi naik 0,66 persen.

Sementara itu kemarin saham Hong Kong membukukan performa terbaik mereka dalam lima bulan pada hari Senin dengan lompatan lebih dari 3 persen, terinspirasi oleh lonjakan saham Jepang dan dan pergerakan bullish di bursa AS dan Eropa di sesi akhir pekan lalu. Penurunan yang sempat terjadi di saham-saham China daratan, yang dibuka kembali setelah liburan Tahun Baru Imlek selama seminggu, juga mendorong peningkatan minat beli.

Pun demikian sejumlah faktor makro ekonomi masih potensial untuk menjadi penyebab kekhawatiran investor di masa dekat. Ancaman deflasi dari trend turun harga minyak mentah, risiko suku bunga negatif dan potensi negatif yang masih membayangi ekonomi China dapat menghambat pemulihan saham-saham Asia.

Analisa teknikal hari ini

NIKKEI FUTURES

Di akhir sesi Senin Nikkei futures ditutup positif di 15915. Sebelumnya di sesi tersebut Nikkei futures menanjak hingga 16150, menguji tiga resistance kuat: zona 16000, level 23,6% Fibonaci retracement di 16015 dan resistance dinamis berupa moving average pada grafik harian di 16200. Sejauh ini resistensi tersebut masih bertahan.

Dengan sentimen beli yang belum sepenuhnya kuat, Nikkei futures harus berjuang keras untuk bisa mengatasi zona resistensi tersebut. Tanpa penutupan yang cukup jauh di atasnya, indeks futures ini belum bisa lepas dari ancaman aksi jual. Jika terbukti zona resistensi tersebut tetap bertahan, Nikkei futures akan berkonsolidasi untuk jangka pendek.

Support: 16030, 15900, 15815
Resistance: 16150-16200, 16325, 16475

Saran Transaksi (COUNTER TREND):
SELL di 16130, SL di 16230, TP di 15850

Alternatif (TREND FOLLOWING):
BUY di 16030, SL di 15930, TP di 16200

KOSPI FUTURES

Sejak pembukaan pagi ini di 228.90 KOSPI futures langsung melonjak dan dengan mudahnya langsung begerak di atas level 23,6% Fibonacci retracement (di 230.30). Dengan sentimen beli yang terbentuk saat ini, KOSPI futures berpeluang lebih besar untuk terus menanjak dengan target di level 38,2% di 234.95.

Di area tesebut juga ada resistance kuat lainnya yaitu moving average pada grafik harian di 234.35. Sejumlah reaction-high dan low juga berkumpul di area tersebut. Jadi kemungkinan besar saat zona resistensi itu disentuh atau  didekati KOSPI futures akan mulai berbalik ke selatan lagi.

Support: 230.25, 228.95, 227.65
Resistance: 232.65, 233.90, 234.95

Saran Transaksi:
BUY di 230.75, SL di 229.75, TP di 234.90

HSI FUTURES

Serupa dengan dua indeks futures lainnya, hari ini HSI futures langsung melanjutkan pergerakan ke arah utara pasca pembukaan di 1897. HSI futures berpeluang besar untuk segera menguji level 23,6% Fibonaci retracement di 19425. Level tersebut adalah target koreksi pertama terhadap trend turun yang sebelumnya terjadi yang dimulai dari 23412.

Potensi ke arah atas ini akan tetap terjaga selama support-support intraday di 19020 dan 18800 terus bertahan. Keduanya adalah support yang signifikan bagi jangka intraday. Untuk jangka pendek, mengingat saat ini HSI futures sedang berada di fase koreksi, zona target tersebut adapat menjadi penghalang yang tidak mudah untuk ditembus dan selanjutnya indeks ini akan berkonsolidasi.

Support: 19107, 19020, 18830/18800
Resistance: 19185, 19308, 19425

Saran Transaksi:
BUY di 19110, SL di 19000, TP di 19425