Equityworld Futures :

Minyak mentah akhir Juli di zona merah

Financeroll – Harga minyak mentah turun pada awal Asia pagi ini karena investor menunggu data-data manufaktur dari empat negara. Pada New York Mercantile Exchange, WTI untuk September merosot 0,27% menjadi $46,68 per barel. Di pekan lalu WTI mencatat penurunan mingguan sekitar 2,5% dan penurunan bulanan sebesar 21%.

Di ICE Futures Exchange di London, Brent untuk pengiriman September jatuh ke $51,63 per barel, level yang tidak terlihat sejak 30 Januari sebelum ditutup pada $52,21, turun $1,10, atau 2,06%. Untuk pekan lalu, Brent berjangka kehilangan $2,24, atau 4,41%, penurunan mingguan kelima lurus. Harga jatuh $11,39, atau 18,6%, pada bulan Juli, di tengah kekhawatiran kembalinya ekspor minyak Iran akan menambah banjir pasokan global.

Iran menjadi beban tambahan bagi minyak mentah

Iran dan enam kekuatan dunia mencapai kesepakatan nuklir di bulan Juli yang akan mengakhiri sanksi terhadap Teheran dalam pertukaran untuk pembatasan pada program nuklir yang disengketakan negara itu. Iran dilaporkan menimbun 30 juta barel minyak di cadangan siap ekspor.

Laporan rekor ekspor minyak yang tinggi dari Irak dan produksi yang tinggi dari Arab Saudi juga memberikan kontribusi terhadap penurunan harga minyak mentah baru-baru ini. Produksi minyak global melampaui permintaan menyusul produksi minyak Amerika Serikat yang melonjak drastis dengan teknologi oil shale dan selanjutnya direspon oleh oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) tahun lalu untuk tidak memangkas produksinya. Kekhawatiran terhadap kesehatan ekonomi Tiongkok, penguatan dolar AS dan prospek kenaikan suku bunga fed funds akhir tahun ini juga ikut membebani perdagangan minyak mentah.

Emas sedikit positif namun tidak signifikan

Sementara itu emas berjangka berakhir sedikit positif di sesi Jum’at, membalikkan kerugian awal setelah munculnya data mengenai kenaikan biaya tenaga kerja AS yang lebih lemah dari perkiraan. Namun pencapaian ini belum memberi dampak besar untuk jangka pendek.

Emas untuk pengiriman Agustus di Comex ditutup naik sebesar $6,50 pada $1.094,90 per troy ounce. Emas untuk pengiriman Desember adalah kontrak yang paling aktif diperdagangkan, naik $6,40 atau 0,6%, berakhir pada $1.095,10 per troy ounce. Untuk bulan Juli, emas mencatat kerugian sebesar 6,5%.

Hari ini komoditas tunggu data manufaktur

Hari ini para pelaku perdagangan minyak mentah dan emas akan menatap beberapa data sektor manufaktur yang penting yaitu Final Manufacturing PMI dari Jepang, Caixin Final Manufacturing PMI dari Tiongkok, Manufacturing PMI dari Inggris dan ISM Manufacturing PMI dari Amerika Serikat. Seluruh data itu akan dijadikan petunjuk untuk memprediksi tingkat permintaan terhadap kedua komoditas tersebut. Tentu saja untuk data dari Amerika Serikat akan dikaitkan pula dengan prospek kenaikan suku bunga The Fed yang digadang-gadang akan terjadi pada September.

Di pekan ini para pelaku pasar juga akan fokus pada beberapa data super penting seperti ADP, data inventori minyak Amerika Serikat, pengumuman MPC dan Nonfarm Payrolls/Unemployment rate Amerika Serikat. Sejauh ini untuk semua komoditas, perdagangan masih diselimuti sentimen negatif.

 

ANALISA TEKNIKAL, 3 Agustus 2015

EMAS

Grafik Analisa Teknikal Emas, 31 Agustus 2015

Di akhir pekan sekaligus akhir Juli, harga emas (XAUUSD) harus mengakui kekuatan para penjual saat berakhir negatif di 1094.90. Meskipun untuk sesi harian berakhir positif dominasi para penjual masih belum tergoyahkan. Ini bisa terlihat dari posisi XAUUSD pada grafik harian. Di grafik tersebut hingga pagi ini XAUUSD tetap berada di bawah moving average yang berada di 1103.80. Tak jauh di atasnya ada level 23,6% Fibonacci retracement di 1109.30.

Sulit bagi para pembeli untuk bisa terus membawa XAUUSD naik selama keduanya bertahan. Setidaknya indikasi penambahan momentum naik bisa terlihat jika di grafik 4-jam mulai terjadi penutupan yang cukup jauh di atas zona 1098.00. Jika yang terjadi sebaliknya, XAUUSD beresiko jauh lagi ke support 1081.35 dan  1071.65.

Support: 1090.00, 1081.35, 1071.65
Resistance: 1098.00, 1109.30, 1118.95

Saran Transaksi:
SELL di 1098.00, SL di 1104.00, TP di 1082.00

 

MINYAK MENTAH

Grafik Analisa Teknikal Minyak Mentah, 3 Agustus 2015

Mulai dari penutupan grafik per jam hingga bulanan harga minyak mentah berakhir negatif di sesi akhir pekan sekaligus akhir bulan kemarin. Dominasi para penjual begitu kuat dan masih potensial untuk merajai perdagangan emas hitam ini terlebih sejumlah fundamental mendukung skenario bearish.

Target turun berikutnya adalah 44.10 dan 42.02. Dukungan untuk para penjual datang dari resistance dinamis pada grafik 4-jam yang kini berada di 48.75. Beberapa kali zona itu diuji namun para pembeli selalu mengalami kegagalan karena area tersebut adalah zona resistance di dua kerangka waktu yang berbeda.

Support: 45.08, 44.10, 42.02
Resistance: 72.25, 48.75, 50.00

Saran Transaksi:
SELL di 48.50, SL di 49.50, TP di 44.10

 

PERAK

Grafik Analisa Teknikal Agustus, 3 Agustus 2015

Seperti biasanya, harga perak (XAGUSD) hampir selalu menunjukkan perdorma yang sama dengan harga emas. Di sesi Jum’at setelah berfluktuasi di antara 14.55 hingga 15.00 (dua level ini menjadi resistance intraday untuk hari ini), XAGUSD berakhir di level pembukaan, membentuk doji namun tidak ada indikasi apapun dari candlestick tersebut kecuali menjadi petunjuk pasar masih cenderung diam.

Resiko ke arah bawah masih besar selama XAGUSD tidak bisa menghasilkan penutupan yang cukup jauh di atas zona 15.00 pada grafik harian. Hingga pagi ini masih terlihat kekuatan para penjual yang potensial untuk membawa harga perak turun ke support krusial di 14.37.

Support: 14.37, 14.00, 13.50
Resistance: 15.15, 15.50, 15.75

Saran Transaksi:
SELL di 15.00, SL di 15.30, TP di 14.40