Equityworld Futures Surabaya – Hingga saat ini aktivitas anak Gunung Rinjani di Pulau Lombok aktif dan menghasilkan erupsi terus menerus.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, aliran lava sudah mencapai 1 km dari arah timur Gunung Barujari hampir ke permukaan mulut Sungai Koko Putih.

Akibatnya, terjadi peningkatan luapan air dan peningkatan suhu air. Jika sebelumnya berkisar antara 21 derajat Celcius, kini meningkat menjadi 36 hingga 39 derajat Celcius.

“Apabila air melimpah akan berpotensi banjir di sepanjang Sungai Koko Putih,” kata Sutopo melalui keterangan tertulis, Senin (9/11/2015).

Sutopo menuturkan, berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) hari ini, pengamatan visual cuaca mendung pada daerah tersebut, angin sedang dari barat, dan gunung tertutup kabut.

Adapun, suhu udara di sana mencapai 28 Celcius dengan kelembaban 85 persen.

Sutopo menambahkan, letusan material pijar mencapai 750 m dengan ketinggian asap mencapai lebih dari 2.500 m dari puncak Barujari atau 5.000 m dari permukaan laut.

“Kondisi erupsi saat ini jauh lebih besar dibanding tahun 2004 dan 2009,” ujar Sutopo.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat sekitar Sungai Koko Putih agar menjauh dan tidak melakukan aktivitas apa pun.

Hingga saat ini, BPBD Provinsi NTB telah mengkoordinir BPBD Kabupaten Kota di Lombok untuk mendirikan 13 posko pengungsian di desa-desa yang tergolong ring 1 atau yang berjarak radius 10 kilometer dari kawah.

Koordinasi juga telah dilakukan oleh BPBD NTB dengan TNI, Polri, Satpol PP, Tagana, PMI, PVMBG dan unsur lainnya.

Hujan abu, menurut Sutopo, menyebar ke arah Barat, Barat Daya dan Selatan, tergantung arah angin. Begitu pula dengan bandara setempat yang menyesuaikan dengan kondisi sebaran abu vulkanik.

Jumlah masyarakat terdampak abu vulkanik Rinjani sudah mencapai 248.148 jiwa dari lima Kabupaten Kota di Pulau Lombo. “Hingga saat ini masih belum perlu ada pengungsian,” tutur dia.

sumber : http://regional.kompas.com/read/2015/11/09/21364711/Aktivitas.Rinjani.Meningkat.Masyarakat.Diimbau.Tak.Lakukan.Aktivitas