Equityworld Futures : Kurs  nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, pada Kamis (11/12) sore, bergerak menguat sebesar 35 poin menjadi Rp 12.303 dibandingkan posisi sebelumnya Rp 12.338 per dolar AS, seiring dengan aksi ambil untung para pelaku pasar keuangan.  Sementara pergerakan IHSG sempat naik ke zona hijau jelang penutupan perdagangan, namun  jatuh lagi lantaran  aksi jual saham unggulan. IHSG Berakhir turun 12 poin.  Menutup perdagangan Sesi I, IHSG turun 13,296 poin (0,26%) ke level 5.152,111 akibat koreksi di saham-saham unggulan.

Kurs  rupiah akan melemah pada kisaran rata-rata Rp 12.500 per dolar AS, hingga pertengahan 2015, sebagai akibat dari membaiknya perekonomian Amerika Serikat (AS).  Perekonomian AS dan potensi kenaikan suku bunga The Fed pada semester II-2015 ikut membuat negara berkembang mengantisipasi dengan menyesuaikan suku bunga acuan, sehingga likuiditas perbankan menjadi ketat.

Tercatat indeks menyentuh zona hijau sampai di level 5.166. Beberapa saham masih ada yang mampu menguat tapi tidak bisa menahan IHSG tetap positif.  Pada akhir perdagangan  IHSG ditutup terkoreksi 12,712 poin (0,25%) ke level 5.152,695. Sementara Indeks unggulan LQ45 terpangkas 3,588 poin (0,40%) ke level 886,485

Dana asing masih belum selesai keluar dari lantai bursa. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 512,108 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 245.986 kali dengan volume 6,507 miliar lembar saham senilai Rp 5,266 triliun. Sebanyak 138 saham naik, 174 turun, dan 83 saham stagnan.

Jatuhnya harga minyak dunia menjadi kekhawatiran akan melambatnya ekonomi global. Bursa-bursa regional pun kompak melemah sore hari ini.   Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore hari ini:  Indeks Nikkei 225 melemah 155,18 poin (0,89%) ke level 17.257,40, Indeks Hang Seng anjlok 211,98 poin (0,90%) ke level 23.312,54, Indeks Komposit Shanghai turun 14,26 poin (0,49%) ke level 2.925,74, dan  Indeks Straits Times berkurang 4,86 poin (0,15%) ke level 3.320,95.