Equityworld Futures :

Jam 10:00 WIB: hasil meeting Bank of Japan (BoJ): pengumuman suku bunga BoJ bulan Januari 2016 dan statement kebijakan moneter (Berdampak tinggi pada JPY)
Suku bunga diumumkan bersamaan dengan statement kebijakan moneter (Monetary Policy Statement) rata-rata 14 kali dalam setahun. Disamping suku bunga, statement juga berisi perkiraan kondisi ekonomi untuk waktu mendatang. Suku bunga acuan BoJ saat ini adalah 0.1% yang telah berlaku sejak tahun 2009, dan untuk bulan Januari 2016 ini pasar tidak memberikan perkiraan.
Statement kebijakan moneter untuk meeting hari ini bisa diunduh disini.

Waktu tentative: konperensi pers BoJ yang dihadiri gubernur Haruhiko Kuroda (Berdampak tinggi pada JPY)
Kuroda diperkirakan akan menjelaskan kebijakan moneter yang baru jika terjadi perubahan, termasuk jika ada penambahan stimulus.

Jam 14:00 WIB: data Retail Sales Jerman bulan Desember 2015 (Berdampak medium pada EUR)
Indikator ini mengukur pesentasi perubahan volume penjualan retail selama periode sebulan. Penjualan retail menunjukkan tingkat pengeluaran konsumen yang akan berdampak pada tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi Data penjualan retail Jerman yang dirilis tidak termasuk produk otomotif.

Bulan Nopember 2015 lalu penjualan retail Jerman m/m naik 0.2%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.5% tetapi merupakan persentase kenaikan tertinggi sejak bulan Juli 2015. Untuk bulan Desember 2015 diperkirakan penjualan retail akan kembali naik 0.3%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

Jam 15:00 WIB: indeks KOF Economic Barometer Swiss bulan Januari 2016 (Berdampak medium pada CHF)
KOF atau Konjunkturbarometer adalah indeks leading indicator yang dibuat berdasarkan 12 indikator fundamental yang berhubungan dengan tingkat kepercayaan konsumen dan investor, produksi, order barang dan perumahan. Indikator yang disebut juga indeks kepercayaan bisnis ini dibuat guna memprediksi arah perekonomian selama 6 bulan kedepan.

Bulan Desember lalu indeks KOF Economic Barometer berada pada angka 96.6, lebih rendah dari perkiraan 98.3 dan yang terendah sejak bulan April 2015. Untuk bulan Januari 2016 diperkirakan indeks akan kembali turun ke angka 95.9. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan CHF.

Jam 17:00 WIB: data Consumer Price Index (CPI) Flash Estimate kawasan Euro bulan Januari 2016 (Berdampak tinggi pada EUR)
CPI kawasan Euro dirilis 2 kali dalam sebulan yaitu Flash (data awal) dan final. Angka estimasi tingkat inflasi ini dirilis oleh Eurostat berdasarkan masukan data CPI awal dari 19 negara anggota kawasan Euro. Meski mungkin ada kekurangan tentang detail dari kategori barang sebagai acuannya, namun Flash Estimate akan berdampak tinggi karena merupakan data CPI kawasan Euro yang paling awal dirilis. Rilis data berupa persentasi perubahan dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y). Ada 2 rilis, CPI inti (Core CPI) dan CPI total. CPI inti tidak memperhitungkan kategori barang makanan, minuman dan energi. Untuk kawasan Euro yang berdampak tinggi adalah CPI total y/y yang menunjukkan tingkat inflasi tahunan kawasan. Bank sentral Eropa (ECB) selalu mengacu pada CPI total y/y untuk menentukan target inflasi dan perubahan tingkat suku bunga.

Bulan Desember 2015 lalu inflasi tahunan kawasan Euro naik 0.2% (data CPI Final 19 Januari 2016), sesuai dengan perkiraan dan sama dengan bulan Nopember yang adalah persentase kenaikan tertinggi sejak bulan Juli 2015, sementara CPI inti y/y bulan Desember naik 0.9%, juga sesuai dengan perkiraan dan sama dengan bulan Nopember. Dalam basis bulanan (m/m) inflasi kawasan Euro bulan Desember 2015 stagnan atau 0.0%, lebih baik dari bulan Nopember yang turun 0.1% (atau -0.1%). Naiknya angka inflasi tahunan bulan Desember 2015 tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya harga makanan di restaurant dan café serta harga tembakau dan sayuran.

Inflasi tertinggi untuk bulan Desember 2015 terjadi di Belgia (+1.4%), Malta (+1.2%) dan Austria (+1.1%), sementara inflasi terendah terjadi di Bulgaria (-0.9%), Rumania (-0.7%), Siprus dan Slovenia (keduanya -0.6%). Untuk bulan Januari 2016 diperkirakan CPI total y/y kawasan Euro akan naik 0.4% sementara CPI inti y/y diperkirakan akan kembali naik 0.9%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan menyebabkan EUR menguat.

Jam 20:30 WIB: data Advance Gross Domestic Product (GDP) AS kwartal ke 4 tahun 2015 (Berdampak tinggi pada USD)
Data yang dirilis oleh Biro Analisis Ekonomi AS ini dianggap sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi negara super power itu. Indikator ini dirilis per kwartal, masing-masing terdiri atas 3 rilis dengan selang waktu sebulan, yaitu Advance GDP yang merupakan rilis pertama, Preliminary GDP (rilis kedua) dan Final GDP. Rilis pertama Advance GDP biasanya lebih berdampak dari Preliminary dan Final. Angka GDP AS selalu dimonitor oleh bank sentral (The Fed) dan digunakan sebagai salah satu acuan dalam menentukan kebijakan moneter.

Data GDP Final kwartal ke 3 tahun 2015  yang dirilis pada 22 Desember 2015 lalu tumbuh 2.0% (atau +2.0%), lebih tinggi dari perkiraan +1.9% tetapi lebih rendah dari data final kwartal ke 2 yang +3.9%. Kenaikan GDP kwartal ke 3 tersebut disebabkan oleh pengeluaran konsumen yang naik 2.04%, fixed investment naik 0.6%, belanja pemerintah naik 0.32% dan volume ekspor naik 0.7%. Untuk data awal (Advance) GDP kwartal ke 4 tahun 2015 diperkirakan akan tumbuh 0.8%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan menyebabkan USD menguat.

Jam 20:30 WIB: data GDP Canada bulan Nopember 2015 (Berdampak tinggi pada CAD)
GDP menunjukkan nilai total barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam periode waktu tertentu dan dianggap sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara. Tetapi tidak seperti negara-negara mata uang utama lainnya yang hanya merilis data GDP tiap kwartal, Canada juga merilis tiap bulan dan relatif agak terlambat. Meski demikian dampak terhadap pergerakan mata uangnya cukup tinggi, terutama data month over month (m/m) yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Bulan Oktober 2015 lalu GDP Canada m/m stagnan atau 0.0%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.2% tetapi lebih baik dari bulan September yang turun 0.5% (atau -0.5%), sementara untuk basis per kwartal (q/q) GDP kwartal ke 3 tahun 2015 yang dirilis tanggal 1 Desember lalu naik 0.6% akibat naiknya ekspor dan investasi di sektor perumahan, lebih baik dari kwartal ke 2 yang mengalami kontraksi 0.1% (atau -0.1%). Untuk GDP kwartal 4 tahun 2015 akan dirilis pada 1 Maret 2016 mendatang. Hari ini akan dirilis GDP bulan Nopember 2015, dan diperkirakan akan kembali naik 0.3%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan CAD menguat.

Jam 20:30 WIB: data neraca perdagangan AS (khusus barang) bulan Desember 2015 (Berdampak medium pada USD)
Indikator ini pertama kali dirilis pada 30 Juli 2015 lalu dan disebut juga dengan International Trade in Goods atau Advance Trade In Goods. Perdagangan barang mempunyai porsi 75% dari perdagangan total dan dirilis 5 hari sebelum neraca perdagangan total. Hasil yang positif atau surplus menunjukkan ekspor yang lebih tinggi dari impor, dan sebaliknya jika impor barang lebih tinggi akan terjadi defisit. Perdagangan yang surplus akan berdampak positif pada nilai tukar USD, dan sebaliknya jika perdagangan defisit akan berdampak negatif pada USD.

Bulan Nopember 2015 lalu International Trade in Goods AS mengalami defisit sebesar USD 60.5 milyard, lebih baik dari perkiraan yang akan defisit USD 60.9 milyard dan adalah defisit terendah sejak Agustus 2015. Untuk bulan Desember 2015 diperkirakan akan kembali defisit USD 60.0 milyard. Jika defisit lebih rendah dari perkiraan maka akan cenderung mendukung penguatan USD.

Jam 22:00 WIB: indeks kepercayaan konsumen AS versi University of Michigan (UoM) bulan Januari 2016 (Final) (Berdampak medium-tinggi pada USD)
Data yang dirilis oleh University of Michigan (UoM) setiap bulan pada Jum’at terakhir ini mengukur kepercayaan konsumen terhadap kondisi bisnis dan keuangan di AS. Indeks kepercayaan konsumen UoM adalah salah satu yang selalu diperhatikan investor disamping indeks Conference Board (CB) Consumer Confidence.

Data ini dibuat berdasarkan survey terhadap 500 konsumen mengenai kondisi perekonomian AS saat sekarang dan waktu yang akan datang. Angka indeks ini dirilis dalam 2 versi dengan selang waktu 2 minggu, yaitu Preliminary dan Final atau revised. Indeks Preliminary dirilis lebih awal sehingga cenderung lebih berdampak, namun jika pada rilis selanjutnya terjadi revisi yang jauh dari perkiraan maka akan berdampak tinggi juga.

Indeks preliminary bulan Januari 2016 yang dirilis pada 15 Januari lalu menunjukkan angka 93.3, lebih tinggi dari perkiraan 92.7 dan yang tertinggi sejak bulan Juni 2015 akibat naiknya indeks consumer expectations dari 82.7 di bulan Desember 2015 ke 85.7. Untuk indeks final bulan Januari 2016 diperkirakan akan sedikit turun ke angka 93.1. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.